Orang China Saja Heran Kenapa ada Dupa di Ruang Sidang Ust Alfian Tanjung? Ternyata ini Fungsinya


FAKTAMEDIA.NET - Sebuah postingan diunggah oleh akun Facebook menjadi vitral. Dalam postingannya, akun itu memuat sebuah foto yang tidak biasa. Ada apa gerangan?

Di ruang sidang dimana digelar sidang terhadap Ustadz Alfian Tanjung, di dinding gedung pengadilan tampak sesuatu yang aneh. Setelah diamat-amati, benda itu mirip sebuah dupa China atau yang biasa dikenal dengan hio. Kok bisa?

Makanya, dalam statusnya, sang empunya status mempertanyakan hal itu:

Mohon ijin bertanya… Barusan ana menghadiri Persidangan Ustadz Alfian Tanjung di Sby 09/10/17.

Yang jadi pertanyaan, didinding yang saya lingkari itu apa ya? Apakah memank disemua ruang sidang ada hal tersebut?

Mohon penjelasan….

Akun Mohammad Al menanggapinya, “Gawat itu, nggak boleh terjadi di gedung pemerintah pasang hio. Sebaiknya segera dicabut untuk menghindari kesalah fahaman. Hindari kantor milik negara dari kebiasaan yang tidak ada dasarnya.

Senada dengan akun Muhammad Al, akun Reisda Misni mengomentari, “tu HIONG / DUPA aLat rituaL agama budha .. tmn saya yang orang chinese & beragama konghucu ja dya smpe heran knp HIONG da d dlm pengadiLan biasanya tu adanya d vihara” / toko” orang yg beragama budha / d rumah” yg beragama budha bukan ada d dlm pengadiLan yg mayoritas kebanyakan orang musLim !!!

Akun Bambang Setiawan pun mempertanyakan, “Koq ada hio/ dupa cina di ruang sidang? Mohon petunjuk poro kiai sepuh, mohon doanya untuk ustadz Alfian Tanjung smoga dilindungi Allah swt. Klo kebaca para murid kiai sepuh mohon disampaikan kepada beliau.”
Seorang pengacara Indra Ramadhan Khairani menjelaskan hal itu sebagai berikut:

Berhubung hal ini mulai viral dan sebelum banyak yang salah paham, perlu saya jelaskan sebagai seorang Praktisi Hukum yang sudah sering mondar-mandir ruang persidangan pada Pengadilan Negeri.

Yang dilingkar merah tersebut adalah altar yang berfungsi sebagai alat sembahyang orang beragama Kong Hu Chu, adapun altar tersebut tersedia di tiap-tiap ruang sidang di tiap-tiap Pengadilan Negeri se-Indonesia.

Fungsi dari altar itu sendiri apabila ada saksi yang beragama Kong Hu Chu, maka saksi tersebut wajib bersumpah bedasarkan agamanya menggunakan altar tersebut didampingi oleh rohaniawan Kong Hu Chu disaksikan oleh Majelis Hakim.

Selain altar itu sendiri juga selalu disediakan :

- Al Qur'an (untuk Saksi yang beragama Islam)
- Bible / Injil (untuk Saksi yang beragama Protestan / Katholik)
- Dupa atau Canang Sari (untuk Saksi yang beragama Hindu dan Buddha)

Apabila pertanyaannya "kenapa altar tersebut ada pada persidangan Ustadz Alfian Tanjung ?" jawabannya adalah karena Ruang Sidang itu sendiri tidak hanya digunakan untuk 1 perkara saja, bisa jadi setelah persidangan Ustadz Alfian Tanjung selesai, pada perkara lain dimana pihak yang berperkara menghadirkan saksi yang beragama Kong Hu Chu sehingga saksi yang bersangkutan wajib disumpah didepan altar tersebut disaksikan oleh Majelis Hakim.

Sumber : republik

Subscribe to receive free email updates: