TNI Akan Gelar Nobar Film G 30 S PKI, Begini Reaksi Netizen Indonesia


FAKTAMEDIA.NET - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Wuryanto mengemukakan rencana TNI nonton bareng (nobar) film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S/PKI.

“Tanggal 30 September kan momen bersejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, saat ini banyak sekali upaya pemutarbalikkan fakta sejarah peristiwa 30 September 1965,” kata Wuryanto dalam keterangan persnya, Jumat (15/9/2017).

Wuryanto memandang masih ada sebagian orang yang berupaya untuk mencabut TAP MPRS No XXV/1966. Tak hanya itu, dia juga menilai ada beberapa kelompok yang mendorong pemerintah untuk meminta maaf kepada PKI.

“Upaya-upaya lain yang dilakukan sekelompok orang untuk pencabutan TAP MPRS no XXV/1966, upaya mendorong pemerintah minta maaf kepada PKI dan lain-lain,” tuturnya.

Menanggapi rencana TNI akan menggelar nonton bareng film tersebut, sejumlah netizen pun ikut bereaksi turut mendukung.

“Jayalah selamanya untuk TNI. Kami rakyat Indonesia siap mendukung TNI untuk melawan musuh yang akan menghancurkan persatuan dan kedaulatan NKRI,” tulis pengguna Facebook Ardi Supardi.

“Sangat bagus bila di Hari Kesaktian Pancasila di seluruh Koramil nobar bersama anak sekolah. Lalu diberi pemaparan,” tulis akun Facebook Cherrie Idola.

Film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI diproduksi PFN pada era kepemimpinan Presiden Soeharto. Film yang dibuat pada 1984 itu disutradarai oleh Arifin C. Noer dan mengisahkan PKI melakukan kudeta pada 30 September 1965. Dalam film ini diperlihatkan upaya tentara menumpas PKI.

Pada masa pemerintahan Soeharto, anak-anak sekolah diwajibkan menonton film itu dan ditayangkan di TVRI. Namun, sejak era reformasi film layar lebar yang rutin diputar TVRI saban akhir September itu tidak lagi ditayangkan.

Sumber : sipayo

Subscribe to receive free email updates: