Renovasi Rumah, Pria Ini Temukan Sebuah Peti, Setelah Dibuka Isinya Bikin Merinding!


FAKTAMEDIA.NET - Ketika sedang merenovasi rumah, Anda pasti berharap bahwa Anda tak akan menemukan hal-hal aneh apalagi menyeramkan ketika rumah Anda sedang direnovasi.

Meski begitu, sering kali kita menemukan adanya beberapa hal saat rumah sedang di renovasi, seperti ada bagian yang rusak, bolong, atau rapuh.

Tak hanya itu, salah satu hal yang sering dikhawatirkan setiap pemilik rumah sudah pasti adalah rayap.

Ya, rayap memang dikenal sebagai salah satu hewan yang sering merusak beberapa bagian rumah, terutama bagian yang berkayu.

Sebuah keluarga asal San Fransisco, Amerika Serikat, dibuat kaget bukan kepalang saat pihak kontraktor yang mereka sewa untuk merenovasi rumahnya menelepon mereka.

Pihak kontraktor menyebut jika mereka menemukan sebuah peti jenazah.

Peti jenazah tersebut memiliki ukuran yang cukup untuk anak-anak.

Yang lebih mengejutkan, peti jenazah ini ditutupi dua penutup kaca, dan pemilik rumah bisa melihat jelas apa yang ada di dalam peti jenazah tersebut.

Pemilik rumah kaget saat tahu kalau yang ada di dalam peti tersebut adalah sosok mayat seorang anak yang usianya dua tahun.

Kaget sekaligus penasaran, keluarga ini akhirnya mencoba mencari tahu siapa sosok anak kecil berjenis kelamin perempuan yang ada di dalam peti jenazah tersebut.

Setelah satu tahun mencari data dan keterangan, terkuaklah sebuah fakta mencengangkan.

Peti jenazah yang ditemukan tersebut rupanya berasal dari abad ke 19.

Peti ini dalam kondisi kedap udara dan jasad anak perempuan tersebut masih utuh.

Dari balik kaca, jasad anak perempuan ini terlihat memegang sebuah benda seperti seikat bunga.

http://cdn4.newsner.com/attachments/images/000/286/932/newsner_default/kista.jpg?1497970446

Sosok wanita bernama Ericka Karner adalah orang yang memiliki rumah tempat ditemukannya peti jenazah tersebut.

Saat dirinya mengetahui hal ini, ia langsung menghubungi polisi dan Garden of Innocence, sebuah organisasi yang memberikan penguburan gratis bagi jenazah yang tak diketahui identitasnya atau bagi jenazah anak-anak yang ditelantarkan.

Pihak Garden of Innocence awalnya memutuskan menamai jasad anak ini dengan nama Amanda.
Jasad Amanda dikuburkan di sebuah kompleks pemakaman yang lebih layak.

Namun sayangnya, semua pihak yang mengetahui kejadian ini masih belum mengetahui siapa sosok Amanda ini sebenarnya.

Akhirnya, pencarian pun kembali dilakukan untuk mengetahui sosok sebenarnya dari anak perempuan ini.

Berbekal beberapa dokumen kematian dan pemakaman dari beberapa kompleks pemakaman setempat, organisasi ini akhirnya bisa mengetahui identitas sebenarnya dari Amanda.

http://cdn4.newsner.com/attachments/images/000/286/934/newsner_default/karta.jpg?1497970521

Nama asli Amanda adalah Edith Howard Cook.

Edith diketahui meninggal dunia pada 13 Oktober 1876, tepat sebelum umurnya menginjak angka tiga tahun.

Tak hanya itu, terkuak sebuah fakta mengejutkan kalau ternyata Edith ternyata masih memiliki keluarga yang masih hidup, yakni cucu dari saudara laki-lakinya yang bernama Peter Cook.

"Aku dipertemukan dengan keluarga yang bahkan aku tak pernah tahu kalau dia itu ada atau tidak. 

Yang sedihnya, dia meninggal ketika usianya masih sangat belia," tutur Peter, dilansir dari KPIX-TV.
Sayangnya, penyebab kematian Edith masih belum diketahui.

Sempat beredar dugaan jika Edith meninggal dunia akibat infeksi.

http://cdn4.newsner.com/attachments/images/000/286/936/newsner_default/gravsten.jpg?1497970597

Setelah nama aslinya diketahui, Garden of Innocence memutuskan menggelar acara pemakaman lagi dan memberikan batu nisan lengkap dengan nama asli Edith dan foto dirinya.

Para staff dari Garden of Innocence juga bertemu dengan Peter Cook yang ikut hadir dalam upacara pemakaman tersebut.

Setelah misteri tentang dirinya terkuak, banyak pihak berharap agar Edith sudah bisa beristirahat dengan tenang.

Sumber : tribunnews

Subscribe to receive free email updates: