Kocak ! Polisi Ngeles Video RPG diambil Saat Era Orde Baru, Netizen: HP Android Belum Ada Pak!


FAKTAMEDIA.NET - Video sejumlah orang yang sedang berlatih menggunakan senjata sejenis rocket propelled grenade (RPG) beredar di media sosial, yaitu di twitter akun @tni_indonesia_update. Orang-orang yang ada dalam video tersebut terlihat mengenakan pakaian berwarna hijau dan topi.

Video itu juga diunggah oleh akun Instagram @tni_indonesia_update dua hari lalu. Admin akun tersebut menanyakan atau meminta penjelasan jika ada netizen yang mengetahui terkait video latihan senjata RPG itu.

Video itu pun dikaitkan dengan pernyataan Panglima TNI Jenderal, Gatot Nurmantyo, tentang pengadaan senjata di hadapan para purnawirawan. Rekaman latihan RPG itu juga membuktikan bahwa data intelijen yang dimiliki oleh TNI akurat.

Saat dimintai konfirmasi secara terpisah, Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, membenarkan sejumlah orang yang ada dalam video itu adalah anggota Polri. Namun video itu diambil saat Polri masih menjadi bagian dari ABRI.

“Itu saat Polri masih bagian dari ABRI,” kata Setyo, Kamis (27/9/2017).

Setyo tidak menjelaskan detail waktu latihan senjata RPG itu. Dia hanya mengatakan latihan dilakukan sebelum era Reformasi.

“Sebelum Reformasi,” jelas Setyo.

Menurut Setyo, saat ini senjata RPG itu sudah tidak digunakan lagi oleh Polri karena standar yang digunakan sudah berbeda.

“Itu sudah nggak ada, sudah nggak punya. Ya sudah, nggak punya standarnya, sudah tidak seperti itu,” tuturnya.

Setyo lantas menceritakan pengalamannya dulu saat masih berpangkat letnan dua. Dia juga mengikuti kegiatan latihan serupa.

“Saya dulu waktu letnan dua sampai mayor latihan begitu juga,” imbuhnya.


Namun jika dilihat dari video tersebut nampak ada yang merekam kegiatan itu dengan smartphone. Sedangkan sebelum reformasi tersebut adalah sebelum tahun 1998. Saat itu, smartphone belum ada. Pager yang mulai digunakan sebagai sarana komunikasi selain telepon rumah ataupun telepon umum.

Masih sangat terbatas bagi yang telah menggunakan handphone. Jikapun sudah menggunakan handphone, ukuran handphone saat itu masih sangat besar dan hanya bisa menelepon dan sms. Belum dilengkapi juga fitur kamera.

Lihat handphone sebelum reformasi berikut:
 
Berikut tanggapan Netizen:

 
Jadi bagaimana menurut anda? Mungkin atau tidak sebelum reformasi sudah bisa merekam dengan smartphone?

Sumber: republik

Subscribe to receive free email updates: