Halo Pak BIN, WNA Asal Hongkong,” Saya Tidak Tahu Dilarang Pakai Baju Berlogo Palu Arit/PKI


FAKTAMEDIA.NET - “JANGAN PERNAH MELUPAKAN SEJARAH,” Kata-kata nasehat tersebut sering kita dengarkan. Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau yang lebih dikenal “G 30 S PKI” yang merupakan Suatu tragedi yang pernah terjadi di masa lalu di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebentar lagi Tanggal 30 September pun tiba, begitu banyaknya Viral untuk memutarkan kembali Film tentang Tragedi G 30 S PKI yang sudah lama tidak diputarkan. Tetapi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada hari ini Minggu, Tanggal 16 September 2017 pukul 18.00 WIB, di Lantai 2 Restauran Lingga, Nagoya Hill Mall Batam, Seorang Warga Negara Asing (WNA) bernama YEUNG SIU CHUNG, Tempat/Tanggal Lahir Hongkong, 12 September 1975, yang bekerja di Direktor Of Busines Deurpopment Fujikon Industrial, di Batam bertempat tinggal di “I Hotel, Baloi”.

Pria WNA asal Hongkong ini Mengenakan berbaju warna merah yang berlogo PALU ARIT (LOGO KOMUNIS/PARTAI KOMUNIS INDONESIA) dengan teman-temannya berjalan santai di Nagoya Hill Mall, Batam.


Lalu ada Pengunjung di Nagoya Hill Mall melihat YEUNG SIU CHUNG yang memakai baju kaos berlogo PALU ARIT tersebut, melapor ke Pak Petugas Security di Nagoya Hill Mall tersebut. Pihak Security atas nama Bapak Junior Sinaga dan Bqpak Tomi pun menindak lanjuti Informasi tersebut, ternyata benar memang ada seorang pengunjung WNA asal Hongkong yang menggunakan Kaos berwarna merah bergambar PALU ARIT (logo PKI) ditemukam ketika sedang makan di Restauran Lingga bersama Rekan-rekannya yang bertempat di Nagoya Hill Mall Batam.

Selanjutnya WNA tersebut di bawa ke pos Scurity Nagoya Hill Mall, Batam untuk dimintai keterangan, Dari informasi yang didapati, berdasarkan keterangan dari WNA Asal Hongkong tersebut dibeli dari Negara Vietnam, yang bersakutan tiba di Batam pada hari Sabtu tanggal 16 September 2017, pukul 80.30 menggunakan Batam Fast (Kapal Speed Boat/Ferry) melalui pelabuhan Sekupang, dan YEUNG SIU CHUNG pun beralasan Tidak mengetahui bahwa di Indonesia dilarang menggunakan Kaos Berlogo PALU ARIT/PKI.


Sampai Saat ini tindakan yang diambil hanya membawa WNA Hongkong yang memakai baju Berlogo PALU ARIT (Logo PKI) tersebut ke Pos Scurity Nagoya Hill Mall dimintai keterangan, lalu meyerahkan WNA tersebut ke Polresta Barelang untuk di tindaklanjuti.

Sumber : harianmemokepri

Subscribe to receive free email updates: