Viral! Video Dokter Keluarkan Jerawat Sebesar Bola Ping Pong Bikin Bulu Kuduk Merinding!


FAKTAMEDIA.NET - Di dunia kedokteran kulit, nama Sandra Lee memang menjadi salah satu dermatolog yang dipercaya mampu mengatasi permasalahan kulit, utamanya jerawat. Di media sosial, ia begitu eksis dalam membagikan video aktivitasnya sehari-hari sebagai dokter pemecah jerawat dan komedo.

Kali ini, dr Sandra Lee kembali hadir dengan video memencet jerawat yang tak kalah menjijikkan, namun bisa membuat penonton merasa ketagihan melihatnya. Ya, seorang pasien pria memiliki jerawat di bagian dahinya.

Bukan sembarang jerawat, ukuran benjolan jerawat ini sangat besar menyerupai bola ping pong. Lantaran tumbuh berada tepat di bagian tengah dahi, Sandra menjuluki jerawat tersebut dengan nama 'tanduk unicorn'.

Proses pemencetan jerawat tersebut diabadikan Sandra dalam video yang kemudian diunggah dalam akun YouTube, beberapa waktu lalu. Video berjudul 'No More Unicorn, with Dr Pimple Popper' itu berdurasi 20 menit dan seketika langsung menjadi viral di media sosial.

Bagaimana tidak, ukuran jerawat tersebut memang sangat besar mirip seperti sebuah bola ping pong. Menurut pasien, jerawat tersebut sudah ada sekak emam tahun lalu dan tidak berhenti tumbuh besar. Sandra mengira bila benjolan tersebut merupakan limpoma lantaran bertekstur lunak dan tumbuh di bawah kulit. Namun, akhirnya diketahui bahwa benjolan tersebut bukan jerawat melainkan sebuah kista. Alhasil, dokter yang dijuluki Dr Pimple Popper ini harus membedah benjolan tersebut menggunakan pisau. Sandra mencoba menekannya dan keluarlah cairan menyerupai keju yang meleleh.

"Itu benar-benar kotor," ujar seorang perawat saat ditanya mengenai kista tersebut.

"Dia benar-benar menjaga kista ini dengan baik. Dia merawatnya dan membiarkannya tumbuh hingga ukurannya sebesar ini serta tidak pecah. Ini mengesankan," kata Sandra, seperti dikutip Dailymail, Jumat (25/8/2017).

Selama prosedur berlangsung, si pasien menutup telinganya menggunakan headphone dan mendengarkan musik. Ini dilakukan karena si pasien takut dengan jarum. Sandra sendiri merekomendasikan penggunaan headphone untuk pasiennya terutama bila mengalami sesuatu pada kepala mereka. Hal tersebut berguna menghalangi suara instrumen yang bekerja dengan benar di telinga.

Setelah semua cairan dikeluarkan, Sandra melepaskan kulit dan jaringan ekstra pada kista. Ingin meminimalisir kulit ekstra sehingga bekas luka bisa sembuh rata di wajahnya.

Perhatian utamanya selama prosedur adalah menyingkirkan jaringan yang cukup sehingga wajahnya benar-benar sembuh. Tapi, menghindari pemotongan terlalu banyak karena bisa memperlebar garis bekas luka. Seusai cairan dan kulit berlebih dikeluarkan, dahi si pasien yang robek dan berlubang kemudian dijahit.

Video:


Sumber : okezone

Subscribe to receive free email updates: