Nyinyirin Kuda Prabowo, Ahoker Yunarto Kena 'Tabok' Fahri Hamzah


FAKTAMEDIA.NET - Semua berawal dari kicauan akun twitter Partai Gerindra, @Gerindra yang bertanya kepada warganet tentang acara terkait Asian Games 2018.

“Bagaimana menurut sahabat acara Countdown 365 hari menjelang Asian Games 2018 yg berlangsung di Monas malam ini? Terlihat sangat mewah,” kicau akun @Gerindra (18/8/17).

Kemudian kicauan tersebut mendapat nyinyiran dari Yunarto Wijaya‏ (Ahoker) yang menbandingkan acara Countdown 365 dengan harga kudanya Prabowo.

“Kuda harga milyaran termasuk mewah gak min?,” retwett akun @yunartowijaya atas kicauan akun twitter partai Gerindra.


Merasa ada keanehan dengan kicauan Yunarto, tiba-tiba Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berupaya menyadarkannya Ahoker tersebut.

“APBN vs Uang Pribadi,” kicau akun @Fahrihamzah.


Anehnya, malah seperti merasa tidak bersalah, Yunarto lari dari topik pembahasan dan malah mengkritik tentang rencana pembangunan gedung baru DPR RI.

“Anggaran gedung baru dpr pake apbn atau uang pribadi rencana?,” kicau akun @yunartowijaya.

Dengan santai Fahri membalas kicauan Ahoker tersebut sambil menyadarkan bahwa fasilitas negara tetap dibangun pakai uang negara.

“Kantor Pemerintah dan fasilitas publik harus pakai uang negara..rezim dana non budgeter sdh berakhir..,” balas akun @Fahrihamzah kepada Ahoker.

Akhirnya Yunarto mengerti dengan kicauan dari Fahri.

“Ngerti, kita khan lagi bicara ttg standar kepantasan pemakaian uang negara.. sama spt tadi yg mempertanyakan acara countdown AG 2018…,” kicau akun @yunartowijaya.

Diakhir kicauannya, Fahri memberikan pernyataan yang menohok seperti ‘menabok’ Yunarto. Melalui akun twiiternya, Fahri coba menyadarkan lagi Yunarto agar jangan nyinyir kepada dana pribadi orang.

“Gak usah persoalkan dana pribadi orang…mau beli kuda atau kodok sama aja asalkan pakai uang pribadi Gapapa…,” kicau @Fahrihamzah.


Mungkin karena kesibukan lain, Fahri pun tidak mau membalas kicauan-kicauan Yunarto. Tapi kicauan penutup Fahri memang sudah seperti ‘menabok’ Yunarto karena langsung kepada inti persoalannya.

Semoga Yunarto tidak lagi nyinyir dengan dana pribadi orang lain, mau beli kuda atau beli kodok ya tidak apa-apa. 

Sumber : pekanews

Subscribe to receive free email updates: