Mengapa yang Rajin Shalat Tetap Miskin Sedangkan yang Sering Maksiat Jarang Shalat Hidupnya Lebih Enak? Begini Rahasianya


FAKTAMEDIA.NET - Teman dan saudara saya yang jarang sholat apalagi zikir dan tanpa amalan-amalan tertentu, bisa kaya dan makmur hidupnya. malah yang sering sholat dan zikir hidupnya biasa-biasa saja.

 Mengapa yang Rajin Shalat Tetap Miskin Sedangkan yang Sering Maksiat Jarang Shalat Hidupnya Lebih Enak? Begini Rahasianya

Yang rajin sholat malah susah dan miskin

Yang tidak pernah solat malah kaya raya

Yang muslim banyak yang bodo

Yang kafir malah banyak yang pinter-pinter

Ini fakta.....
Seharusnya kalau muslim
menyandarkan kepada Yang Maha Besar, Pencipta Langit dan Bumi seharusnya tidak seperti itu...

Kesimpulannya adalah, banyak muslim yang tidak sepenuhnya muslim, maksudnya tidak sepenuhnya menyerahkan diri kepada Kekuatan dan Ilmu_Nya, dan lebih menuhankan rasio akal pikirannya. Mereka lebih percaya kecerdasannya dari pada kecerdasan Tuhan Sang Pemurah. Tapi itu bukanlah anda..

Contoh: Sedekah ilmu kaya, itu Janji Tuhan. Dan kita ternyata sulit sekali percaya Ilmu Tuhan tentang sedekah. Tawakal dan adalah sarana mendapatkan rezeki tak terduga. Dan kita masih seringkali kalah sebelum tawakal. Sabar dan sholat adalah penolong. Dan kita lebih banyak meminta tolong kepada mahluk. Dan masih banyak sekali yang lainnya.

Jikalau banyak muslim yang benar-benar muslim saya sangat yakin sekali bahwa islam akan jaya..

Tetapi marilah sejenak lupakan antara muslim miskin dan nonmuslim yang kaya raya. Sejenak renungkan bahwa kaya dan miskin tetaplah ujian. Kaya dan miskin adalah ukuran dunia saja sementara kalau kita membicarakan akherat bukan melulu kaya dan miskin secara materi semata namun lebih kepada kaya hatinya.

Bagi muslim yang ingin kaya maka berusahalah sebagaimana non muslim yang bekerja dan berusaha keras untuk merubah nasib, bedanya non muslim lebih men nuhankan kecerdasan sendiri, sedangkan muslim seharusnya tidak demikian. Ia tetaplah berusaha keras dengan bekerja sebaik mungkin kemudian percaya akan kuasa Tuhan Yang Pemurah.

Syukurilah apa yang saat ini menjadi rizkimu tanpa harus iri dengan kenikmatan orang lain percayalah allah sudah menyiapkan yang terbaik  untuk hambanya yang rajin menyiapkan untuk di akhirat nanti.

Subscribe to receive free email updates: