2 Tersangka Pembakar Zoya Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara,5 Tersangka Lainnya Masih Buron


FAKTAMEDIA.NET - Aksi main hakim sendiri berupa pengeroyokan dan pembakaran hidup-hidup hingga meninggal dunia terhadap Muhammad Alzahra atau yang akrab disapa zoya, terduga pencurian alat pengeras suara yang terjadi di Bekasi dikecam oleh Masyarakat se Indonesia.

Masyarakat menuntut Penegak hukum untuk menangkap para pelaku yang degan membabi buta mengeroyok dan melakukan pembakaran terhadap korban yang diketahui mempunyai seorang putra yang baru berusia 4 tahun dan istri yang tengah mengandung, dengan usia kandungan sekitar 6 bulan.

Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Asep Adi Saputra menjelaskan bahwa kepolisian telah menangkap dan menetapkan dua orang tersangka pengeroyokan dan pembakaran terhadap Zoya, yakni SU (40) dan NA (39).

Kepolisian pun masih memburu kelima orang tersangka lainnya yang telah teridentifikasi terlibat dalam aksi tersebut.

SU diketahui bekerja sebagai sekurity, dan merupakan warga di wilayah Tambelang. Sedangkan, NA seorang wiraswasta yang berdagang tidak jauh dari lokasi. Mereka kami amankan dirumahnya edang istirahat tanpa perlawanan.

“Kami sudah mengidentifikasi sedikitnya lima orang yang juga diduga pelaku lain. Di antara peran kelima orang ini adalah orang yang menyiram tubuh korban dengan bensin dan ada juga peran yang menyulutkan api dan juga memukul dengan benda tumpul, itu sedang dalam pengejaran kami,” kata Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Asep Adi Saputra, Senin (07/08).

Dari kasus tersebut, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya adalah batu, kayu, celana, amplifier dan sepeda motor jenis Honda Revo warna merah bernomor polisi B 6756 FRF milik MA.

Dijelaskan olehnya, tersangka pengeroyokan dan pembakaran terhadap MA dijerat maksimal 12 tahun penjara karena melanggar pasal 170 ayat (2) ke 3e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pengeroyokan, Melakukan Kekerasan Terhadap Orang Yang Mengakibatkan Kematian.

Sumber : situskartini

Subscribe to receive free email updates: