Jokowi Diminta Hati-Hati, Elektabilitas Gatot Semakin Meningkat


FAKTAMEDIA.NET - Isu pencopotan Jenderal Gatot Nurmantyo dari posisi panglima TNI dinilai Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Sarwi Chaniago sebagai respon dari makin tingginya elektabilitas prajurit yang dekat dengan ulama itu.

Selain itu, kata Pangi, sebagian publik menangkap, jika benar soal adanya pencoptan itu, maka alasannya Gatot dianggap semakin menyulitkan, menjadi beban dan menganggu elektibilitas presiden Jokowi.

”Elektabilitas Gatot memang semakin menanjak. Mungkin Jokowi beranggapan Gatot ibarat anak macan, kecil jinak, besar menerkam, bisa merongrong elektabilitasnya,” kata Pangi.

Pangi berpendapat, sebaiknya jika memang akan memberhentikan Gatot, alasannya harus tetap pada basis kinerja. Bukan sekadar terjebak dengan sikap reaksioner akibat agitasi politis.

“Jangan sampai menjadi preseden buruk bagi perjalanan bangsa, memecat panglima hanya karena publik beranggapan elektabilitas Gatot makin kinclong. Jokowi harus hati-hati,” kata Pangi.

Pangi juga memperkirakan, kalau seandainya Gatot diberhentikan sebagai panglima, tidak ada jaminan elektabilitasnya meredup.

“Dugaan saya justru makin bersinar serta mengalir dukungan empati,” tegasnya.

Terlebih lagi, animo dukungan publik agar Gatot tetap menjadi panglima TNI masih tinggi.

“Panglima Gatot menjadi garda tedepan menjaga NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945,” ujarnya.

Sumber : loperonline

Subscribe to receive free email updates: