Duh ! Ade Armando Malah Bangga “Masjid” Ini Perbolehkan Pria dan Wanita Bercampur dalam Satu Shaf


FAKTAMEDIA.NET - Ade Armando menyebarkan berita tentang “masjid” yang memperbolehkan pria dan wanita bercampur dalam satu shaf. Dosen Universitas Indonesia (UI) itu juga membanggakan “masjid” tersebut karena memperbolehkan wanita mengimami jamaah pria dan menerima LGBT.

“Alhamdulillah. Perkembangan Islam di Eropa mulai menemukan babak kebebasan baru. Di sana, didirikan masjid yang menepiskan segregasi gender. Pria dan perempuan bersatu di barisan yang sama. Imam shalat nya pun bisa perempuan. Masjid itu juga bisa menerima kaum LGBT,” tulis Ade melalui akun Facebook pribadinya, Senin (26/6/2017), sembari mengunggah tautan berita BBC.

“Tentu saja tak ada paksaan bagi umat Islam untuk sholat di sana. Mereka yang merasa bahwa praktek-praktek semacam itu tidak bisa diterima, dipersilakan sholat di masjid-masjid arus utama yang jumlahnya jauh lebih banyak. Namun sebagai alternatif, ini tentu melegakan. Mudah-mudahan, kehadiran masjid ini tidak direspons dengan tindak kekerasan dan teror kelompok lain,” pungkasnya.

Tulisan Ade ini menuai ratusan komentar. Umumnya warganet menunjukkan tanggapan tidak sependapat dengan Ade Armando. Pasalnya, dalam Islam telah diatur bahwa shaf laki-laki terpisah dari shaf perempuan dan jika jamaahnya ada laki-laki, maka yang boleh menjadi imam adalah laki-laki. Ada pun perempuan, hanya boleh menjadi imam bagi jamaah perempuan.

“Anjay..... Speechless sama bapak yg satu ini, disebut bercanda tp gak lucu... Disebut serius tapi kok koyo..... Nilai sendiri lah. Sejak kapan wanita jd imam sholat? Sejak kapan sholat dengan aurat terbuka untuk perempuan diperbolehkan? Perkembangan atau kemunduran? Anggapan pintar atau justru anggapan super bodoh?” kata Ali Rohman.

“Semoga dapat hidayah dan bertobat atau dapat azab kalo ga bertobat,” kata Hartono

Sumber : tarbiyah

Subscribe to receive free email updates: