Wali Kota Manchester: Pelaku Bom Manchester Bukan Muslim


FAKTAMEDIA.NET - Wali Kota Greater Manchester dari Partai Buruh menghimbau untuk tidak menyalahkan Muslim dalam serangan bom Manchester. Ia bahkan menegaskan bahwa pelaku bom Manchester bukan muslim.

“Pesan yang ingin saya sampaikan, pria ini adalah teroris, bukan Muslim,” ujar Andy Burnha dilansir Breitbart, Jumat (26/5).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Salman Abedi, pelaku bom tidak mewakili komunitas Muslim. “Kita harus terus menyadari perbedaan ini di pikiran kita setiap saat.”

Namun Haras Rafiq, CEO anti-Ekstremisme dari Quilliam Foundation kurang sepakat dengan pernyataan Burnham. Menurut Rafiq, serangan di Manchester berkaitan dengan interpretasi Islam. Alasannya, karena para ekstremis umumnya memiliki paham takfiri.

“Apa yang tidak boleh kita lakukan lagi adalah, berbalik menyangkal dan mengatakan orang ini bukan Muslim. Karena ia menjalankan paham Islam Jihadis, salafi, jihadis Islam yang harus kita cegah,” kata dia.

Sebelumnya, Perdana Menteri Theresa May juga menyebut pelaku serangan pisau dan mobil di Westminter, tidak mencerminkan Islam.

Seperti diketahui, serangan bom Manchester terjadi usai konser penyanyi pop AS, Ariana Grande digelar. Serangan tersebut menewaskan 22 orang dan 59 lainnya alami luka-luka.

Sumber : pojoksatu

Subscribe to receive free email updates: