Rachel Maryam: Kampanye Ahok-Djarot, Video Paling Rasis Yang Pernah Saya Lihat


FAKTAMEDIA.NET - nggota DPR dari Fraksi Gerindra Rachel Maryam menyebut video kampanye Ahok-Djarot yang viral dengan tanda pagar #KampanyeAhokJahat sebagai video paling rasis yang pernah dilihatnya.

Terlebih, dalam video itu umat Islam digambarkan sebagai biang kerusuhan. Sementara di satu sisi, kata Rachel, hanya ada etnis tertentu yang menorehkan prestasi untuk negeri ini.

"Iklan kampanye dengan jualan Sara dan playing victim yang paling rasis yang pernah saya lihat. Provokatif," ujarnya dalam akun Twitter @cumarachel, Senin (10/4).

Dijelaskan Rachel bahwa masyarakat kesal dengan Ahok karena mulut Ahok yang serampangan. Artinya, kekesalan itu tidak ada hubungannya dengan ras dan etnis yang bersangkutan. Sehingga tidak tepat jika dalam video itu digambarkan seolah terjadi kerusuhan antar etnis karena tidak memilih Ahok.

"Umat muslim tidak rasis. Ahok telah menyeret-nyeret identitas agama dan etnisnya untuk jadi tameng bagi masalah yang dia timbulkan sendiri. Bukti Ahok tidak bernyali," pungkasnya.

Sebelumnya dalam video kampanye Ahok-Djarot berdurasi dua menit, ditampilkan suasana kerusuhan. Lalu dimunculkan pula sekelompok orang berseragam serba putih dan berpeci berdemonstrasi dan melakukan aksi sweeping.

Video tersebut juga diisi pidato yang mirip dengan suara lantang Djarot. Video ini sempat viral di Twitter dengan hashtag #kampanyeahokjahat. Begini isinya:

Saudara-saudaraku, seluruh warga Jakarta. Waktu sudah mulai mendekat. Jadilah bagian dari pelaku sejarah ini dan akan kita tunjukan bahwa negara Pancasila benar-benar hadir di Jakarta.

Kita juga akan tunjukan bahwa Bhinneka Tunggal Ika benar-benar bukan hanya jargon tapi sudah membumi di Jakarta.

Siapapun kalian, apa agama kalian, apa suku kalian, darimana asal usul kalian, saudara-saudara semua semua adalah saudara kita sebangsa dan setanah air dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Jangan tanyakan darimana kau berasal. Jangan tanyakan apa agamamu. Tapi tanyakan apa yang telah kau perbuat untuk Jakarta.

Sumber : rmol

Subscribe to receive free email updates: