Kubu Sebelah Fitnah Lagi, Justru Lagu Hashem Melech lah yang MENJIPLAK Lagu Milik Musisi Islam


FAKTAMEDIA.NET - Kisruh tudingan seputar penggunaan lagu pujian berbahasa Ibrani Hashem Melech oleh timses Anies-Sandi justru mengungkap sebuah hal istimewa. Apakah itu?

Ternyata lagu Hashem Melech yang oleh banyak pendukung Ahok dituding telah dijiplak menjadi Kobarkan Semangat Indonesia, justru merupakan lagu jiplakan dari lagu C'est La Vie yang dipopulerkan Khalid Haj Ibrahim, seorang.musisi muslim dengan nama panggung Cheb Khaled.

Lagu C'est La Vie, dirilis 2 Juli oleh penyanyi kelahiran Aljazair Khalid Haj Ibrahim, yang populer dengan nama Cheb Khaled. Lagu 'C'est La Vie' juga diremake oleh penyanyi Marc Anthony menjadi bergenre salsa dan diberi judul 'Mimir La Vida' pada tahun 2012.

(Link: https://en.m.wikipedia.org/wiki/C'est_la_vie_(Khaled_song) ).



Sementara lagu Hashem Melech versi Gad Elbaz, justru baru dirilis tahun 2013. ( Link: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Hashem_Melech).


Perlu diketahui, Hashem Melech sendiri adalah sebuah lagu yang berisi lirik dengan nama sama, merupakan pujian-pujian yang lazim didaraskan dalam bahasa Ibrani.

Jadi, puji-pujian Hashem Melech bisa saja menjadi lirik dan judul sebuah lagu dengan melodi yang berbeda-beda.

Hal ini menerangkan klaim sebagian orang yang menganggap lagu Hashem Melech rilis lebih dahulu ketimbang C'est La Vie milik Cheb Khaled.

Mereka yang mengklaim bahwa Hashem Melech rilis lebih dulu ketimbang C'est La Vie sepertinya tidak menyempatkan diri untuk melakukan cek melodi pada lagu Hashem Melech yang bukan saja melodinya berbeda jauh, melainkan tangga nada yang digunakan pun sudah berbeda.

Itu lagu lain mas. Nadanya aja pake kunci minor. Sedang khaled yg dicopy gad elbaz nadanya mayor. https://twitter.com/wwicak/status/850029128677904384 

Sudahlah, kita sudahi, ga usah pembenaran diri lagi.. Hashem Melech itu judul yg umum.. edisi tahun 2000 beda melodi https://youtu.be/QHUSw0NQP3E 
Bukti-bukti ini menjadi sebuah pengingat yang baik bagi siapapun, termasuk para pendukung Ahok yang memiliki kebiasaan tuding dan fitnah tanpa mau lebih dalam memeriksa bukti-bukti.

Sumber : portal-islam

Subscribe to receive free email updates: