Edan! Diduga Salah Paham, 15 Polisi Roboh Dihajar Seorang Prajurit Kostrad


FAKTAMEDIA.NET - Oknum diduga TNI dan anggota Polres Bima Kabupaten, Kamis (27/4/2017) pagi terlibat adu jotos. Baku hantam itu terjadi ketika razia yang dilakukan anggota Sat Lantas depan Mapolres.

Saksi mata, Haris, mengaku melihat adu jotos antara oknum TNI dan polisi. Saat itu, oknum TNI berpakaian bebas tidak mengenakan helm dan ditahan anggota Sat Lantas.

Oknum diduga TNI itu, kata dia, sempat diminta memerlihatkan surat kendaraan. “Saya melihat anggota TNI itu mengeluarkan dari dompetnya, surat kendaraan berupa STNK dan SIM lengkap,” katanya.

Oknum diduga TNI itu juga sempat meminta maaf karena tidak memakai helm dengan alasan buru-buru. Namun, entah karena apa tiba-tiba terjadi adu jotos antara oknum TNI itu dengan beberapa anggota polisi.

Sekitar enam anggota polisi keluar dari Mapolres dan langsung mengepung. Tidak lama berselang datang lagi sekitar 10 orang. “Hampir semua anghota polisi yang berkelahi terkena tangan TNI itu, kuat sekali tentara mungkin barusan pulang pendidikan,” ujarnya.

Namun, kata Haris, oknum TNI itu tidak berdaya setelah dipegang oleh beberapa anggota polisi.  Juga mengalami luka diwajahnya, karena dipukuli dengan popor senapan.

Masih pengakuan Haris, oknum TNI itu digiring ke Mapolres dan tidak lama dibawa menuju arah Kota Bima. Selanjutnya, melihat anggota Polisi dikumpulkan setelah insiden itu.

Kapolres Bima Kabupaten, AKBP M Eka Fathurrahman, SIK membenarkan kejadian tersebut. Namun, tidak menceritakan kronologis kejadiannya. “Berawal dari miss komunikasi. Sudah didamaikan saat itu juga,” kata dia.

Sumber : bimakini

Subscribe to receive free email updates: