'Dirayu' Penguasa Agar Lanjutkan Reklamasi, Ini Jawaban Menyakitkan Dari Sandiaga Uno


FAKTAMEDIA.NET - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno memastikan akan menunaikan janjinya selama kampanye di Pilgub DKI 2017. Salah satunya janji untuk memberhentikan proses reklamasi di Teluk Jakarta.

Meski belum lama ini, penguasa melalui Luhut Panjaitan hendak menemuinya untuk melobi agar melanjutkan reklamasi. Namun Sandi menegaskan, bahwa dirinya tetap akan menghentikan proyek tersebut karena hal tersebut adalah janji kerjanya selama masa kampanye.

"Posisi janji kita sudah clear. Kita akan hentikan reklamasi sebagai salah satu janji kerja kita," ujarnya di Hotel Mandarin, Jakarta Pusat, Kamis (27/4).

Sandi menyebut pembatalan reklamasi akan langsung dibicarakan selepas dirinya dinyatakan resmi menang di Pilgub DKI oleh KPU."Setelah tanggal 4 (Mei), kita akan bicarakan. Kita tunggu penetapan dan kita tidak mau terburu-buru," sambungnya.

Lebih lanjut, Sandi menjelaskan bahwa dirinya akan membentuk tim transisi untuk membuat formulasi mengenai reklamasi tersebut."Nanti formulasi tim yang akan menghadirkan suatu kebijakan yang bisa adopsi janji kita dan memastikan kebijakan yang lebih berpihak pada nelayan," pungkasnya.

Sebelumnya, menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang berupaya agar Anies-Sandi melanjutkan mega proyek reklamasi di kawasan pantai utara tersebut. “Kita sudah ada proses yang baru, nanti disampaikan, dilihat. Tentu harus dengan baik-baik dijelaskan. Mungkin pak Anies belum punya data yang banyak (terkait reklamasi),” kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Luhut meyakini, Anies-Sandi pada akhirnya akan mengerti bahwa proyek reklamasi saat ini sangat penting dan tak perlu dihentikan. “Saya kira setelah lihat datanya dari hasil penelitian tentu akan datang dengan pikiran lebih jernih. Kita bicara untuk kepentingan nasional, kepentingan Jakarta. Karena penurunan kota Jakarta itu tiap tahun bisa 17,5 cm sampai 23 cm di beberapa tempat,” ucap Luhut.

Sumber : rmol

Subscribe to receive free email updates: