Apa Kabar Pendeta Asal Kupang Yang Sempat Menantang Dr Zakir Naik Untuk Debat Terbuka di UMY ?


FAKTAMEDIA.NET - Sosok pendeta asal kupang NTT bernama Esra Alfred Soru kini banyak menjadi pembicaraan di Media Sosial. Ini karena pendeta Eropa bnayak yang takut untuk berdebat dengan Dr Zakir Naik, dirinya justru menantang untuk debat terbuka dengan kristolog asal India tersebut.

Esra mengaku bahwa ia pernah mengirimkan surat kepada Dr Zakir Naik Terkait tantangannya Namun hingga kini belum ada balasan yang masuk ke pihaknya.

Kini setelah beredar kabar bahwa Dr Zakir Naik akan mengisi kuliah selama 4 jam di UMY, seakan-akan menjadi jalan kemudian bagi dirinya untuk menantang dan beradu argumen dengan sosok yang ditakuti oleh para pendeta tersebut.

Dirinyapun telah menulis surat kepada pihak Universitas Muhammadiyah Yaogyakaryta (UMY) yang menjadi panitia pengundang Dr. Zakir Naik. Ia berharap agar surat permintaanya untuk bisa berdebat secara terbuka dengan Dr Zakir Naik bisa diterima dan difasilitasi sehingga tidak hanya menjadi penanya semata.

Perlu diketahui bahwa UMY sengaja mendatangkan DR. Zakir Naik terkait dengan acara MIlad ke-35 UMY dimana akan diadakan talk show oleh da'i fenomenal tersebut.

Menurut Esra, jika sistemnya hanya sebagai penanya saja, maka ia  tidak bisa membantah balik. sedangkan Dr Zakir bisa membantah karena lebih banyak waktu dibandingkan jika dilakukan debat terbuka.

Tanggapan Universitas  Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

Terkait hal ini, panitia yang sekaligus dosen dari UMY yakni Eko Budi Wahyono mengatakan bahwa pihaknya belum menerima surat dari Pendeta Esra terkait permohonan untuk mengajukan debat terbuka kepada Dr Zakir Naik.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya bahwa Dr Zakir Naik merupakan sosok yang sedang menjadi pembicaraan banyak orang, baik itu kaum muslimin maupun non muslim. Hampir setiap beliau berceramah, langsung akan dipadati oleh ribuan pendengar guna mengetahui apa yang menjadi keraguan masyarakat sekarang ii. Tak jarang perdebatan terjadi dengan beberapa tokoh agama lain

Kharisma seorang da'i yang hafal Al Quran dan kitab agama lain tersebut membuat para pendeta di Eropa enggan untuk berdebat dengan beliau.Bahkan pihak Vatikan pun belum memberikan jawab terhadap tantangan debat dari Dr Zakir Naik.

Seperti yang kita tahu, kemarin Senin 03/04/2017, Dr Zakir Naik benar-benar hadir di UMY. Ulama kenamaan asal India tersebut mengapresiasi tingginya animo masyarakat Indonesia yang ingin mendengarkan ceramahnya. Dia memuji muslim Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Zakir Naik melangsungkan public lecture bertema 'Religion as An Agent of Mercy and Peace' di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Sebanyak 6.000 peserta dari berbagai kalangan mengikuti acara ini.

Menurut Zakir Naik, yang lebih penting yakni masyarakat mengerti apa yang dia jelaskan. Seperti pada ceramahnya di Bandung kemarin, ada translator yang menerjemahkan dari bahasa Inggris yang dia sampaikan ke bahasa Indonesia.

Secara umum, Zakir mengapresiasi masyarakat Indonesia yang berpegang teguh Al-Quran dan Sunnah. Meskipun kenyataannya Indonesia bukan negara Islam, tapi di negara ini mayoritas masyarakatnya muslim dan terbesar di dunia.

Sebab itu dia menyerukan ke umat muslim di Indonesia meningkatkan persatuan umat karena sekarang ini banyak pihak yang dianggapnya ingin memecah belah umat Islam, dengan maksud melemahkan keberadaan Islam.

Sumber : kabarmakkah,detik

Subscribe to receive free email updates: