Saksi Ahok : Gus Dur Bilang Boleh Pilih Pemimpin Non Muslim


FAKTAMEDIA.NET - Saksi meringankan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Eko Cahoyono menyebut almarhum KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah mengatakan, boleh pilih pemimpin non-muslim.

"Beliau (Gus Dur) sendiri yang mengarahkan boleh pilih pemimpin pemerintahan non-muslim," ujar Eko saat bersaksi di Pengadilan Jakarta Utara, hari ini.

Sidang Ahok ke-13 kali ini memasuki agenda pemeriksaan saksi meringankan yang diajukan terdakwa, dan Eko Cahyono merupakan pasangan Ahok saat Pilgub Bangka Belitung 2007.

Eko, sebagai saksi yang dihadirkan dari pihak tim pengacara Ahok mengaku masih ingat betul peran Gus Dur saat datang ke Bangka Belitung membela dirinya ketika berpasangan dengan Ahok.

Gus Dur, kata Eko saat menjawab pertanyaan salah satu tim pengacara Ahok, datang untuk memberi pencerahan tentang maraknya isu pelarangan memilih pemimpin non-muslim sesuai dengan anjuran surat Al Maidah ayat 51.

Ketika itu juga sambung Eko, Gus Dur sebagai pimpinan PKB partai pendukungnya selalu mengimbau agar pilih pemimpin harus dalam kategori cakap, jujur, dan bisa bekerja.

"Bahkan dalam orasinya Gus Dur sempat menyinggung soal Tionghoa. Tapi saya tidak enak membahasnya dalam ruangan ini. Yang saya ingat beliau bilang jangan ragu-ragu memilih Ahok," ungkap Eko.

Atas kedatangan Gus Dur juga, diakuinya cukup efektif untuk meraup suara warga untuk memilihnya bersama Ahok, meski pada nyatanya dia tetap kalah tipis dengan pasangan Eko Maulana Ali dan Syamsudin Basari.

Sumber : rimanews

Subscribe to receive free email updates: