Kandidat MBA Bongkar Modus Tempo Framing Syariat Islam di Aceh Menindas Non Muslim, Akhirnya Tempo Ganti Judul


FAKTAMEDIA.NET - Media online Tempo berulah. Kali ini terkait dengan penerapan syariat Islam di Aceh. Seorang Kandidat MBA di Birmingham Business School membongkar modus tersebut, meskipun Tempo telah berusaha menghapus jejaknya.

Mahdi Bashroni Rizal mengungkapkan bahwa Tempo online merilis berita berjudul "Pertama Kali, Penganut Buddha di Aceh Dihukum Cambuk".


Menurut kandidat MBA di Birmingham Business School tersebut, Tempo hendak mem-framing penindasan dari agama Islam. Padahal di Aceh, hukum cambuk hanya berlaku untuk umat Islam. Sedangkan umat lain bisa memilih apakah hukum penjara atau cambuk.

Berikut ini tulisan lengkap Mahdi di fb-nya:

Serem nda sih cara media ngadu domba? :(

Di Aceh hukum cambuk hanya berlaku untuk umat islam. Tetapi umat lain bisa memilih hukum penjara dan cambuk. Nah ini pelaku nya lebih memilih cambuk daripada penjara, itu hak dia. Daripada dipenjara 4 bulan, cepetan cambuk 9x. Malah enak ada pilihan

Terus ini tempo bikin artikel bawa-bawa agama dan etnis, maksud nya apa coba? Mau framing penindasan dari agama tertentu? Cerita nda lengkap lagi. Media nasional loh

Padahal aslinya rukun-rukun aja tidak ada masalah, kalau ada gesekan sosial, ya media-media gini berperan ngompori. Apalagi media gede yang audiens nya luas.

Sedihnya, kulihat komen dan yang share berita ini banyak yang terprovokasi, pada maki-maki. Sukses tempo, Anda berhasil!

Saran saya, hati-hati membaca artikel yang mengadu domba, bahkan dari media nasional sekalipun. Jauhi media gini.

Utamakan kerukunan aja guys :)

Ps: Setelah postingan ini viral, judul artikel (setelah di klik) di ubah oleh tempo, dan komen2 di artikel dihapus. 


***

Setelah banyak diprotes akhirnya Tempo mengganti judul tulisan menjadi:

"Tukang Sabung Ayam Ini di Aceh Dihukum Cambuk"

Link asli https://m.tempo.co/read/news/2017/03/11/058854962/pertama-kali-penganut-buddha-di-aceh-dihukum-cambuk kalau di KLIK juga sudah mengarah ke JUDUL BARU dan LINK BARU.

TAPI... JUDUL ASLI DAN LINK ASLI masih tersimpan dan bisa dibuka di webcache


Sumber : portal-islam

Subscribe to receive free email updates: