Jangan Nantang Tuhan! AHOK KEMBALI, JAKARTA LANGSUNG BANJIR


FAKTAMEDIA.NET - Kemaren banyak ahokers di sosial media yang ngasih pernyataan 'Jakarta hujan deras kok gak ada banjir ya'...

Mas mbak, perkataanmu jadi doa. Kasihan warga Jakarta.

Jangan karena lebih percaya pada junjunganmu, membuat Allah seolah tak punya Kuasa.

Jakarta pun langsung kena banjir begitu Ahok kembali menjabat gubernur yang diterima dari Plt Gubernur Soni Sumarsono, Sabtu (11/2/2017) kemarin.

Hari Minggunya... Jakarta langsung terkena banjir.

Seperti dilansir Kumparan, pada hari Minggu (12/2/2017) 'Banjir Rendam Beberapa Lokasi di DKI Akibat Hujan Deras'.

[Kutipan berita]

Hujan deras yang terjadi sejak pagi, membuat debit Sungai Ciliwung dan Kali Krukut meninggi. Akibatnya, beberapa kelurahan di Jakarta terendam banjir dengan ketinggian beragam.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengutip laporan dari Pusdalops BPBD DKI, merilis banjir terjadi di Cilandak Timur, Petogogan, Rawajati, Kampung Melayu, Cawang, dan Bidara Cina.

Berikut data banjir itu sebagaimana dirilis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pukul 22.12 WIB, Minggu (12/2):

1. Banjir di RW 03 RT 03 dan 09, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jaksel, dengan
ketinggian air 10-50 cm.

2. Banjir di RW 02 RT 05, 06, dan 07, Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jaksel, dengan ketinggian air 20 -50 cm, akibat kenaikan Kali Krukut. Namun air mulai surut.

3. Banjir di RW 07, RT 02, Kelurahan Rawa Jati, Pancoran, Jaksel. Ketinggian 20 cm.

4. Banjir di RW 02 RT 010, 011, dan 012, Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jaktim. Informasi yang diterima pada pukul 14.00 WIB, ketinggian air 20-40 cm. Penyebabnya kenaikan Pintu Air Katulampa dan Pintu Air Depok.

5. Banjir di RW 07 RT 16, 17, dan 18, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jaktim. Informasi BNPB dari Tagana menyebut ketinggian air 20-30 cm. Penyebabnya kenaikan Pintu Air Katulampa dan Depok.

6. Banjir di Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, terjadi di 4 RW dengan korban terdampak 84 Kepala Keluarga (KK) atau 266 orang. Rinciannya:
RW 04  RT 012, ketinggian air 30-50 cm, terdampak 13 KK 39 jiwa.
RW 04  RT 013, ketinggian air 30-50 cm, terdampak 15 KK 53 jiwa.
RW 05  RT 010, ketinggian air 30-50 cm, terdampak 35 KK 105 jiwa.
RW 05  RT 011, ketinggian air 30-50 cm, terdampak 21 KK 69 jiwa.


Makanya JANGAN SUKA NANTANG TUHAN, JANGAN SOMBONG/TAKABUR, KARENA TUHAN PALING TIDAK SUKA DENGAN MEREKA YANG TAKABUR/SOMBONG.

إِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَجُوْرٍ

"Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri" (QS. Luqman: 18)

Sumber : portal-islam

Subscribe to receive free email updates: