INI Nasihat Wartawan Senior Kepada Wartawan MetroTV Yang Ngakunya 'Dipukul' Saat Aksi 112


FAKTAMEDIA.NET - Aksi Bela Islam 112 yang berlangsung damai dan penuh keindahan toleransi dimana laskar FPI dan peserta Aksi 112 memagari memayungi dan mengawal pengantin nasrani ke gereja Katedral, oleh para pembenci Islam dicoba dicitrakan negatif dengan berita 'pemukulan' wartawan MetroTV.

Seorang eks wartawan senior yang sudah melalang buana bukan hanya dalam negeri tapi luar negeri, bu Nanik S Deyang mengomentari kejadian wartawan MetroTV ini yang katanya 'dipukuli' saat Aksi 112. Bu Nanik juga memberi nasihat kepada wartawan MetroTV ini.

Berikut penuturan Nanik S Deyang di akun fb-nya:

Wartawan TV anak buah Pak Wok lapor ke polisi kepalanya dipukul pakai bambu saat memasuki Istiqlal. Kalau benar atas kejadian ini sy prihatin, cuman ngapain mujahid ke Istiqlal bawa-bawa bambu? Oh bisa jadi itu bambu utk bentangin spanduk-spanduk kecil.

Alhamdulillah dulu di tahun 90-an di mana pun saya meliput aman-aman saja. Malah nggak amannya setelah nggak jadi wartawan. Saat jadi pemilik media, yaitu gegara Pilpres dibully abis..

Oke kita balik lagi ke wartawan. Selama saya jadi wartawan semua liputan sudah sy lakukan dari yg peragaan busana sampai ke perang teluk, termasuk di Aceh saat GAM masih ganas.

Saya senantiasa selamat dan punya liputan ekslusif, karena sy menempatkan diri sebagai "orang biasa", nggak arogan, sok kebal hukum, atau sok boleh melanggar apa saja. Jaman orang Indonesia belum ramai pakai hijab saya dah pakai rupus (pakain hitam), plus cadar, kalau pas di wilayah Timur tengah, kalau di Aceh kayak Tjut Nyak Dien, kalau ngeliput bola ya pakai yg casual.......

Jadi mbak yg kemarin kepalanya dipukul bambu saat masuk Istiqlal, kalau saya lihat dari foto Anda (foto di detik), Anda biarkan rambut pendek Anda yg dicat tanpa penutup kepala, terus sok-sok-an masuk Istiqlal ya nggak nyalahin kalau ada yg mukul kepala Anda ......Hormati tempat ibadah, sekali pun Anda wartawan....

(Nanik S Deyang)

Subscribe to receive free email updates: