Akun Twitter @DivHumasPolri Sebut Aksi 112 Bersifat Politis, Fahri Hamzah: Polisi Kok Gini?


FAKTAMEDIA.NET - Sabtu 11 Februari 2017 Umat Islam kembali menggelar acara Aksi Damai di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Dalam Aksi 112 yang diprakarsai oleh FUI (Forum Umat Islam) dan GNPF MUI, ribuan umat hadir dan bahkan meluber hingga ke jalan saking banyaknya.

Namun rupanya ada pihak yang tidak setuju dengan Aksi tersebut dan menyebut Aksi 112 sebagai aksi yang bersifat politis.

Sayangnya, pernyataan tersebut dikeluarkan oleh akun twitter @DivHumasPolri, pihak yang seharusnya bersifat netral dan tidak memanas-manasi suasana.

Tak hanya itu saja, akun Div Humas Polri juga mengutip ucapan Kapolri, Tito Karnavian.

"Aksi 112 berdasarkan inisiatif kelompok masyarakat tertentu yang tidak disetujui organisasi Islam besar di Indonesia. Organisasi Islam bnesar seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak mendukung rencana aksi 112 turun ke jalanan."

Cuitan Div Humas Polri tersebut langsung mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah.

Fahri heran dengan sikap yang ditunjukkan Polri dan mempertanyakan kenetralitasan lembaga negara tersebut.

"Gimana sih, kok polisi gini sih? Pasal berapa
dan UU apa yang dikutip? #PolriJanganBerpolitik," tulis Fahri 11 Februari 2017

Berikut twit lengkap Fahri Hamzah seputar tingkah laku Polri.

Jika polisi mengadu domba ormas Islam dan ummat Islam ini patut disayangkan...tolonglah Pak @jokowi plisss..

Mungkin ada link kirim ke Pak @jokowi dan Pak @wiranto1947 pidato Kapolri di banten...

Saya kaget dengan kesimpulan Kapolri dan instruksinya untuk "hanya NU dan Muhammadiyah yang jelas NKRI"....Duh...

Saya sekolah 12 tahun di perguruan Muhammadiyah sejak ibtidaiyah sampai SMA...gak nyaman dengan diskriminasi ini...

Ayolah #POLRIKU jangan panik...mari belajar yang benar...jangan jadi tukang pukul Pemerintah..kalian hamba hukum..

Saya pernah membela POLRI sampai pasang badan di depan kelompok yang mau menghantamnya...

Tapi kali ini saya kecewa, POLRI panik menghadapi rakyat..dugaan saya karena niatnya sejak awal salah..

Ayolah, POLRI adalah pelindung dan pengayom rakyat di samping penegak hukum...pegang hukum saja...

Kembalilah ke jalan hukum....jangan dekati politik...politik itu pohon terlarang bagi Polri....jauhi...

Jangan pakai doktrin #WarOnTerror masa Bush, sudah gagal...apalagi di sini.

Yang berkumpul  di masjid adalah ulama..dan ummat yang baik..bukan teroris...

Kalau belum paham itu mari duduk kembali...makan kebuli...atau baca barzanji...kita ngaji lagi...

POLRI masa depan negeri ini gak bOleh salah langkah...

Bismillah...

Sumber : portal-islam

Subscribe to receive free email updates: