Pria Inggris Yang Menistakan Agama Islam Ini Akhirnya Tewas Misterius Saat Menjalani Hukuman di Penjara


FAKTAMEDIA.NET - Kevin Crehan, pria Inggris yang melakukan penistaan terhadap agam Islam dengan meletakkan daging babi di pintu masjid di Bristol, Inggris, akhirnya tewas di penjara saat menjalani hukuman selama 12 bulan.

Dilansir harian Inggris Daily Mail, juru bicara penjara mengonfirmasi kematian pria berusia 35 tahun itu pada hari Selasa (27/12/2016) dan mengatakan penyelidikan independen tengah berlangsung atas kematian misterius yang belum diketahui penyebabnya ini.

Kevin Crehan dijatuhi hukuman penjara di pengadilan Bristol pada Juli lalu karena telah melakukan tindakan kriminal yang terdiri dari penistaan terhadap agama (Islam) dan mengganggu ketertiban umum.

Irisan daging babi itu oleh Kevin digantungkan di gagang pintu masjid Jamia di Totterdown, Januari 2016 lalu. Kevin juga mengikat bendera salib Saint George di pagar masjid.

Saat penangkapan Kevin Crehan atas tindakan penistaan terhadap agam Islam ini, inspektur Polisi Nigel Colston mengatakan: "Tidak akan ada lagi alasan untuk tindakan kebencian dan kriminal dalam bentuk apa pun dan tindakan seperti ini tidak akan kami toleransi. Semua komunitas kami memiliki hak untuk hidup dan memuja kepercayaannya secara damai tanpa takut menjadi saasaran atas ras atau agama mereka."

Di Inggris saja yang menistakan agama Islam tak ada ampun, hukum ditegakkan dengan adil, 12 bulan bui.

Apalagi kalau yang menistakan agama adalah seorang pejabat yang seharusnya menjadi tauladan dan menjaga kedamaian di masyarakat. Tentu hukumannya harus lebih berat.

Sumber : portalpiyungan

Subscribe to receive free email updates: