Komunitas Tionghoa: Fatwa MUI BUKAN Penyebab Kegaduhan Nasional


FAKTAMEDIA.NET - Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) ikut meminta pemerintah menghormati independensi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan mengapresiasi setiap fatwa yang dikeluarkan untuk umat Islam.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator KomTak, Lieus Sungkharisma. Ia mengaku sependapat dengan pandangan Din Syamsuddin yang menyatakan fatwa MUI bukan penyebab dari kegaduhan nasional yang terjadi belakangan ini.

“Saya sependapat dengan Din bahwa fatwa MUI bukan penyebab dari instabilitas nasional yang terjadi akhir-akhir ini,” ujar dia , Sabtu, 21 Januari 2017.

Menurut Lieus, jika ada pihak yang berpandangan Fatwa MUI mengganggu stabilitas, maka seharusnya yang diatasi adalah sumber dari terjadinya instabilitas itu.

“Jadi bukan fatwa MUI-nya yang disalahkan,” tandasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berpendapat fatwa yang dikeluarkan MUI akhir-akhir ini berpotensi menimbulkan gangguan pada stabilitas keamanan nasional. Terutama ketika fatwa memiliki implikasi luas dan berpengaruh ke sistem hukum.

“Ini menunjukkan fatwa bukan lagi dianggap pandangan halal atau haram. Tapi belakangan malah berkembang menjadi ancaman bagi keberagaman dan kebhinnekaan,” katanya.

Sumber: politiktoday

Subscribe to receive free email updates: