Ahok Ketahuan Berbohong Sebut Jenderal Jusuf Saudara Kandung Ayah Angkatnya


FAKTAMEDIA.NET - Penyataan-pernyataan kontroversial yang disampaikan terdakwa kasus penistaan agama Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat sidang perdananya yang berlangsung Selasa, 13 Desember 2016 lalu mengundang reaksi berbagai pihak.

Salah satunya yang ramai dibicarakan adalah saat Ahok dengan terbata-bata menyampaikan jika dia memililiki saudara angkat dan ayah angkat dari keluarga Muslim bernama Andi Baso Amir.

Dalam pembelaannya, Ahok sambil menangis menyebutkan bagaimana mungkin dia menista agama orang tua dan saudara-saudara angkatnya yang sangat ia sayangi. Ahok pun menyebutkan jika Andi Baso Amir adalah mantan Bupati Bone dan adik kandung Jenderal Purnawirawan M Jusuf.

Menanggapi hal itu, salah satu keponakan Jenderal Purnawiran M Jusuf, Andi Herry Iskandar, mengklarifikasi bahwa Andi Basi Amir bukan adik kandung Jenderal M Jusuf. Mantan Wakil Wali Kota Makassar ini menjelaskan, ayah Jenderal M Jusuf adalah H Andi Tappu, arung atau Raja Kajuara, Bone.

Andi Tappu memiliki beberapa orang istri, salah satunya adalah Andi Baba Petta Bunga. Dari pernikahannya ini lahirlah empat orang anak yakni Jenderal Purn AM Jusuf (meninggal 2004), Petta Cipaung (meninggal sejak lama),  Andi Ishak (meninggal 1984) dan Andi Iskandar yang merupakan ayah Andi Heri (meninggal 1989).

Lalu Andi Tappu juga pernah menikah dengan Petta Sonna dan mempunyai seorang anak bernama: HA Baso Amir. Baso Amir inilah yang menjadi ayah angkat Ahok.

Dengan kata lain, Baso Amir bukanlah adik kandung M Jusuf, melainkan hanya adik tirinya.

Karena lontaran pengakuan Ahok di persidangan itu pula, Herry selaku wakil keluarga besar Jendral M Jusuf di Makassar mengaku banyak dihubungi orang dan mempertanyakan hal itu. Mereka menyampaikan protes atas ucapan Ahok yang menyebut-nyebut nama Jenderal M Jusuf di persidangan itu.

"Saya capek dan mulai terganggu dengan pertanyaan orang-orang mengenai hal itu," kata Andi Herry, Kamis, 15 Desember 2016.

Sumber : republika

Subscribe to receive free email updates: