Wasekjen Demokrat: Kudeta Demi Pilkada Itu Cuma Ada Dalam Pikiran Orang Gila


FAKTAMEDIA.NET - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik akhirnya buka suara soal pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang menyebut ada gerakan makar di balik rencana demonstrasi Aksi Bela Islam III, 2 Desember 2016.

“Pak Jokowi, seperti kata pakar tentang makar: cuma yang pegang bedil yang mampu. Senjata kami cuma akal sehat!” tegas Rachland di akun Twitter @ranabaja.

Juru bicara Partai Demokrat itu juga menyesalkan pengkaitan Pilkada DKI 2017 dengan isu kudeta. “Jadi maksudmu apa? Kudeta dibuat untuk Pilkada di Jakarta? Presiden diganti dulu biar Jakarta punya Gubernur baru? Syaraf situ terganggu?” tulis @ranabaja.

Rachland isu kudeta tidak terkait dengan Pilkada DKI 2017. “Kudeta demi Pilkada itu seperti Singa menyusui Domba. Cuma ada dalam pikiran orang gila. Terus terang sajalah! Situ bikin isyu kudeta untuk jegal siapa dalam pilkada Jakarta?” tegas @ranabaja.

Secara khusus Rachland juga menyesalkan pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto yang menyebut, informasi soal dugaan makar bersumber dari media sosial.

“Pernyataan Menkopolhukam ini membenarkan pidato SBY 2 November ikhwal ‘Intelejen error’. Info buzzer jadi acuan,” sindir @ranabaja.

Sebelumnya Menkopolhukam Wiranto mengungkapkan latar belakang dugaan makar yang disampaikan Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian. “Kapolri kan hanya melakukan penjaringan informasi dari media sosial dan disampaikan ke publik,” ujar Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan (22/11). 

Sumber : intelijen

Subscribe to receive free email updates: