Klarifikasi Polda Jabar: Bus Kecelakaan di Tol Cipali Bukan Sewaan Massa Pendemo 4 November


FAKTAMEDIA.NET - Kecelakaan maut terjadi di KM 115 Tol Cipali, Kamis (3/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Bus Efisiensi nopol AA 1600 G yang dikemudian Ahmad Sakir (31), terbalik di ruas tol wilayah Subang, Jawa Barat, itu.

Akibat dari peristiwa itu, dikabarkan satu penumpang tewas. Sementara sebagian penumpang lainnya dilarikan Rumah Sakit Ciereng Subang. Sebagian lainnya hanya luka ringan.

Insiden itu bermula saat kendaraan melaju ke arah Jakarta. Namun setibanya di KM 115.200, bus Efisiensi menabrak truk nopol F 8796 GE yang dikemudikan Aris (35) warga Cikarang Utara, Bekasi. Diduga, truk yang dikemudikan Aris tiba-tiba pindah jalur.

Bus yang dikemudikan Ahmad yang sebelumnya pelan bertambah cepat. Sehingga bus tidak terkendali dan oleng masuk ke median tol.

Seperti dikutip dari radarcirebon.com “Menurut informasi sih Korban satu orang tewas dan luka ringan. Sebagian dilarikan ke Rumah Sakit Ciereng subang. Sedangkan untuk jumlah penumpang masih dilakukan pendataan,” Kata AKP Asep Fiqih, Kabag Humas Polres Cirebon.

Akibat kecelakaan itu, membuat lajur kanan ditutup sementara. Namun, situasi lalu lintas tidak mengalami kemacetan yang signifikan akibat kecelakaan itu.

Kepolisian memastikan bus umum Efisien mengalami kecelakaan di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) bukan sewaan para pendemo Ahok. Bus itu sebagian diisi penumpang umum bertolak dari Solo ke Jakarta.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, saat ditemui di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Kamis (3/11). Bus itu mengangkut 62 penumpang dan berangkat dari Solo pada Rabu (2/11) malam.

"Itu bus umum, bukan bus carteran yang khusus disewa pendemo ormas asal Solo, ada penumpang umum sekitar 30," kata Yusri seperti dikutip dari merdeka.com

Bus mengalami kecelakaan saat berada di kilometer 115+200. Bus itu dikemudikan Ahmad Sakir (62) hilang kendali dan menabrak kiri belakang truk ada di depannya hingga bus terbalik di lajur cepat.

Dia menyampaikan, korban tewas akibat kecelakaan tersebut berjumlah satu orang. Adapun 13 lainnya mengalami luka. "Yang luka-luka sudah dirujuk ke dua rumah sakit, di RSU Subang dan RSU Cideres Majalengka," pungkasnya.

Sumber : radarcirebon

Subscribe to receive free email updates: