KEJI!! Di Depan Media Australia, AHOK MEMFITNAH: Peserta Aksi 411 DIBAYAR 500 Ribu


FAKTAMEDIA.NET - Tak ada kata yang mampu mengungkap amarah di dada saat menonton video singkat dari kantor berita nasional Australia, Australia Broadcasting Corporation (ABC).

Selain pembingkaiannya yang keji, media ini juga terkesan mengobok-obok umat Islam yang kini sedikit lebih tenang dan waspada pasca penetapan Ahok menjadi tersangka, meski ada keganjilan di sana sini.

ABC juga menutupi fakta aksi yang berlangsung damai hingga pukul 18.00.

Tak hanya itu, ABC mengabarkan bahwa aksi damai 411 dipimpin oleh kelompok Islam garis keras. Tanpa pernah sekalipun menyelipkan informasi jujur mengenai ormas Islam yang dituding "garis keras" tersebut.

Hal paling mengerikan adalah ketika ABC mengungkap, dalam sebuah interview ekslusif mereka dengan Ahok dalam program 7.30 yang disiarkan hari Rabu 16 November 2016,

Ahok menuding bahwa aksi 411 dilatarbelakangi oleh lantangnya
kritik Ahok terhadap korupsi dan serta adanya sebuah gerakan politik untuk menyerang Ahok.

Tak berhenti pada dua pernyataan saja, Ahok masih menuding bahwa ada yang membiayai peserta aksi damai 411. Tak tanggung-tanggung, Ahok menuding, para peserta tersebut dibayar Rp 500.000.

Berikut kutipan wawancara Ahok dengan ABC dalam program 7.30 yang diunggah hari Rabu, 16 November 2016 kemarin:

Samantha Hawley (ABC): Jadi ini politis? Ini kampanye politik untuk menyerang Anda?

Ahok: Saya perlu ke pengadilan untuk membuktikan bahwa kasus ini beraroma politis dan bukan kasus hukum

Samantha Hawley: Siapa yang mendana aksi ini?

Ahok: Saya tidak tahu, kita tidak tahu, tapi saya percaya Presiden tahu dari intelijen, saya percaya mereka tahu. Hal ini tidak mudah, Anda mengirim lebih dari 100.000 orang, sebagian besar dari mereka, jika Anda melihat berita itu, mereka mengatakan mereka mendapat uang, Rp500.000," tuding Ahok.

Tudingan ini langsung dibantah oleh Ust. Abu Jibril, pemimpin Majelis Mujahidin, kelompok Islam radikal yang oleh ABC dituding mengambil peran penting dalam aksi 411 tersebut.

Menurutnya, Ahok harus digugat atas komentarnya yang menganggap para peserta demo dibayar.

"Allah mengatakan bahwa orang-orang kafir adalah pembohong, orang-orang kafir yang munafik dan pembohong. Jika Ahok benar-benar mengatakan demikian, dia bisa dituntut," kata Ust. Abu Jibril, mengacu pada pernyataan Ahok yang menuding para peserta aksi dibayar Rp500.000.

Sumber : portalpiyungan

Subscribe to receive free email updates: