GNPF-MUI : Shalat Jum'at di Sudirman Thamrin Dilindungi Undang-Undang


FAKTAMEDIA.NET - 1. Pengalaman Aksi Bela Islam 411 bahwa MASJID ISTIQLAL sudah tidak muat menampung JUTAAN umat Islam yang membludak tumpah ruah datang dari berbagai daerah untuk bela agamanya yang DINISTA dan Kitab Sucinya yang DINODAI.

2. SHALAT JUM'AT di Sudirman - Thamrin merupakan rangkaian agenda AKSI BELA ISLAM III yang merupakan AKSI SUPER DAMAI dengan menggunakan Hak untuk berkumpul dan menyampakan pendapat sebagaimana dijamin dan dilindungi UU No.9 Tahun 1998.

3. Aksi Bela Islam III akan dilaksanakan hari JUM'AT dan dimulai dari PAGI, sehingga tidak mungkin JUTAAN Umat Islam yang sedang lakukan Aksi Super Damai melaksanakan Shalat Jum'at di tempat lain, sebab justru mengalihkan jutaan orang ke masjid yang tidak bisa menampung akan mengganggu KETERTIBAN UMUM.

4. Jika Aksi Bela Islam III tuntut TAHAN AHOK tidak boleh, maka apakah PENEGAK HUKUM boleh membiarkan TERSANGKA PENISTA AGAMA berkeliaran di tengah masyarakat sambil terus memprovokasi dengan menyebar FITNAH ... ?!

5. Jika Aksi Bela Islam III ingin gelar Shalat Jum'at dianggap mengganggu KETERTIBAN UMUM, maka apakah aparat yang MENEMBAKI Habaib dan Ulama serta Jutaan umat Islam saat sedang DZIKIR & DOA di depan ISTANA dalam Aksi Bela Islam 411 dengan Gas Air Mata dan Peluru Karet, tidak mengganggu KETERTIBAN UMUM ... ?!

Sumber : habibrizieq

Subscribe to receive free email updates: