Didesak Tokoh Agama, Jokowi Berkelit Ngaku Tak Bekingi Ahok


FAKTAMEDIA.NET - Semua tokoh agama yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana meminta kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki T. Purnama diusut tuntas.

Para tokoh agama itu berasal dari Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Pengurus Pusat Muhammadiyah.

"Singkatnya, semua tokoh agama menyampaikan bahwa proses hukum harus dilakukan dengan adil dan berkeadilan," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang ikut hadir dalam keterangan tertulisnya (Selasa, 1/11).

Bahkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan, sengketa publik bisa memperoleh titik moderat bila jalur hukum dilakukan dengan adil.

Masih kata Dahnil, Haedar juga menyampaikan berharap Presiden menularkan keteladanan kepada para kepala daerah seluruh Indonesia agar tidak asal ucap, dan tidak ceroboh dalam menggunakan kata-kata.

Menjawab pernyataan para tokoh tersebut Presiden menegaskan dirinya tidak akan melakukan intervensi apapun terhadap proses hukum.

"Kalau tidak berjalan dengan baik, baru saya turun tangan. Saya tidak melindungi Ahok. Saya bertemu dengan Ahok dalam kaitan sebagai Presiden dan gubernur saja," kata Presiden, seperti dikutip dari keterangan tertulis Dahnil tersebut.

Sebagaimana diketahui, unjuk rasa besar-besaran akan digelar Jumat (4/11) mendatang. Massa mendesak Kepolisian segera menetapkan Ahok sebagai tersangka dan kemudian menahannya.

Sumber : rmol

Subscribe to receive free email updates: