Ahok Dikawal 100 Advokat, 481 Advokat Kawal Fatwa MUI Soal Penistaan Agama


FAKTAMEDIA.NET - Ratusan Advokat yang tergabung dalam Tim Advokasi Pandangan dan Sikap Keagamaan MUI menggelar pertemuan di Gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin siang.

Koordinator Tim Advokasi Ahmad Yani menjelaskan, kegiatan tersebut untuk merumuskan pandangan dan sikap para advokat dalam mengawal fatwa MUI terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal Surat Al Maidah ayat 51.

"Kami para advokat siap mengawal pernyataan sikap MUI tertanggal 11 Oktober 2016, yang diperkuat dengan tausyiah kebangsaan MUI pada tanggal 9 November 2016 terkait penistaan agama yang dilakukan Ahok," kata Ahmad di Gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (14/11/2016).

Ahmad menuturkan, pemerintah dalam hal ini para penegak hukum bisa mempertimbangkan berdasarkan bukti yurisprudensi pada kasus sebelumnya. "Kami minta kepada Kapolri dan Jaksa agung agar tetap menghargai pandangan dan sikap keagamaan MUI sebagai wadah formal umat Islam untuk menjadikan satu-satunya rujukan  agama Islam terkait kasus penistaan agama oleh Ahok," ujarnya.

"Sebagaimana kasus-kasus sebelumnya, lanjut Ahmad, seperti, kasus Arswendo Atmowiloto, Ahmad Mosadeq, Lia Eden, kasus Rusgiani yang menistakan agama Hindu di Bali, kasus penodaan roti suci (Hostia) di NTT, kasus Mangapian Sibuea, pimpinan sekte Pondok Nabi Umat Kristen, Gafatar, yang pada pokoknya telah dilakukan penahanan terlebih dahulu," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, para advokat juga mengapresiasi atas aksi 4 November 2016. "Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada sebagian umat Islam dan beberapa elemen  masyarakat yang turut ambil bagian dalam Aksi Damai 4 November 2016," ucapnya.

Sebelumnya Tim Kuasa Hukum calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama atau sering disapa Ahok, Sirra Prayuno mengatakan klienya telah diperiksa selama sembilan jam.
"Selama sembilan jam menjawab 18 pertanyaan dari penyidik," kata Sirra di Mabes Polri, Jakarta, Senin 7 November 2016.

Sirra mengungkapkan proses pemeriksa selama sembilan jam berjalan lancar. "Berjalan cair, lancar, menjawab jelas tegas. Mungkin makannya (diperiksa) dua kali," ucapnya sambil tersenyum.

Sirra menambahkan setelah pemeriksaan hari ini, kuasa hukum akan menyiapkan saksi-saksi yang akan menguatkan klienya. Seperti saksi ahli agama, linguistik dan hukum pidana. Mengenai berapa jumlah saksi yang disiapkan ia enggan menjelaskan. "Enggak sampai puluhan," ujarnya.

Selain itu menurut Sirra tim kuasa hukum yang akan mendampingi Ahok jumlahnya mencapai 100 orang. Tim kuasa hukum ini berasal dari partai-partai pendukung hingga organisasi profesi yang ada.
"Banyak yang mau, hari ini saja mereka mau datang semua. Saya minta ga usah ikut semua. Hari ini didampingi 22 orang kuasa hukum," kata dia.

Sumber : sindonews. viva

Subscribe to receive free email updates: