Tokoh Betawi: Ahok Nyatakan Perang pada Warga Betawi! Tunggu Perlawanan Kami!


FAKTAMEDIA.NET - Gubernur DKI Jakata Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan menghentikan bantuan dana ke Bamus Betawi, dengan alasan Bamus Betawi “main politik”.

Ketua Front Betawi Bersatu (FBB) Akhmad Khusairi menegaskan, kebijakan itu jelas-jelas membuktikan bahwa Ahok secara nyata telah menyatakan perang terhadap warga Betawi dan rakyat Jakart secara keseluruhan. “Jiwa warga Betawi tak akan menyerah. Lihat saja perlawanan kami ke Ahok,” tegas Akhmad Khusairi (07/09).

Menurut Khusairi, Ahok bisa seenaknya berbuat dzalim karena merasa dilindungi pihak Istana. “Merasa mendapat perlindungan Istana dan oknum aparat, Ahok bisa berbuat dzalim, gusur dan bakar rumah warga yang dianggap merusak pemandangan Jakarta,” kata Khusairi.


Khusairi menegaskan, perlawanan warga Betawi pada Ahok semakin menguat. Salah satunya perlawanan warga Betawi di wilayah Utara Jakarta. “Ahok tak berani datang di wilayah Jakarta Utara karena perlawanan keras dari warga. Mayoritas warga Jakarta Utara antiAhok, dan akan diikuti wilayah lain di Jakarta,” jelas Khusairi.

Diberitakan sebelumnya, Ahok mengancam akan menghentikan dana hibah kepada Bamus Betawi. Ahok menuding Bamus Betawi melakukan aktivitas politik berbau SARA terkait Pilkada DKI 2017. “Saya bilang Bamus Betawi tidak boleh lagi ada hibah. Karena mereka cuma main politik,” ujar Ahok, di Balai Kota DKI (06/09).

Ahok menilai, Bamus Betawi telah memunculkan persepsi ke publik bahwa Jakarta sedang dikuasai pihak asing, sehingga harus direbut kembali oleh orang Betawi lewat kursi Gubernur DKI.

Sumber : intelijen

Subscribe to receive free email updates: