Dugaan Suap Eksekusi Tanah Sengketa KPK Diminta Periksa Bos Porta Nigra


FAKTAMEDIA.NET - Komite Perjuangan Rakyat (Komperak) meminta  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  memeriksa Direktur Utama PT Porta Nigra, Herry Sutanto. Pasalnya, Herry diduga "main mata" dengan oknum pemerintah dalam membebaskan lahan Meruya Selatan, Jakarta Barat.

"Tangkap dan usut tuntas mafia hukum salah satunya dirut PT Porta Nigra yang meminta menggusur Meruya Selatan," kata Koordinator Umum Komperak, Agung, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/9/2016).

Tak hanya itu, Agung bilang ada oknum lembaga judikatif yang turut bermain dalam kasus Meruya Selatan. Agung, menerangkan ada keterlibatan oknum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dalam eksekusi lahan di Meruya.

"PN Jakarta Barat mengeksekusi lahan Meruya atas permintaan dirut PT Porta Nigra. Kami meminta kepolisian memberantas korupsi di lembaga hukum," jelas dia.

Untuk menuntut keadilan itu, rencananya akan ada sekitar 200 orang massa yang melakukan demo di depan Pengadilan Negeri Jakarta Barat dan di depan KPK.

"Kami akan melakukan aksi pada Kamis (29/9) besok siang sekitar pukul 13.00WIB‎," tandas dia.

Sebelumnya, tindakan Pengadilan Negeri Jakarta Barat mempersilahkan PT. Porta Nigra untuk menguasai seluruh tanah Masyarakat Meruya Selatan dinilai janggal. Bahkan, Agung menambahkan PT Porta Nigra memakai sertifikat palsu untuk memenangkan gugatan.

"Kemenangan PT. Porta Nigra diraih melalui perkara perdata akal-akalan, tidak punya bukti kuat tapi dimenangkan oleh institusi peradilan yakni Pengadilan Negeri Jakarta Barat," tandas Agung.

Sumber : harianterbit

Subscribe to receive free email updates: