Takut Kalah, Hanura Ancam Golkar Dan Nasdem Ke Pengadilan Jika Tarik Dukungan Untuk Ahok

Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Muhammad 'Ongen' Sangaji.(Netralnews/Adiel Manafe)
FAKTAMEDIA.NET - Hanura mengultimatum dua Parpol sesama pengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Partai besutan Wiranto itu memperingatkan agar Golkar dan NasDem tidak membelot, meski memperoleh godaan bergabung dari Koalisi Kekeluargaan.

Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta Muhammad Ongen yakin, Golkar dan NasDem tidak akan berkhianat meninggalkan Hanura berjuang mengantarkan Ahok ke tahta kursi DKI-1.

"Kita solid mendukung Pak Ahok. Tidak akan ada yang membelot hingga waktu pendaftaran ke KPU DKI," kata Ongen di sela-sela silaturahim di Kantor DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Jl Pacenongan Raya, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016).

Ongen mengingatkan, apabila ada parpol pengusung Ahok yang berkhianat, dipastikan akan menghadapi gugatan hukum di pengadilan.

"Kalau ada yang menarik dukungan, ya kita akan gugat secara hukum," tegas Ongen.

Ongen juga menyakini isu Partai Golkar bakal mendukung calon lain tidak akan pernah terjadi. Karena apabila ada parpol yang menarik dukungan, maka Ahok terancam gagal ikut berlaga di Pilkada DKI 2017.

Saat ini, Ahok diketahui akan maju di Pilkada DKI melalui jalur parpol. Mereka akan diusung tiga parpol pendukungnya, yakni Partai Hanura, Partai Golkar dan Partai Nasdem. ‎

Keputusan tersebut dipilih Ahok setelah dia meninggalkan komunitas pendukungnya, yang tergabung dalam Teman Ahok yang sebelumnya sudah mengumpulkan 1 juta KTP dukungan.(yn/b5)

Sumber : Teropongsenayan

Subscribe to receive free email updates: