Sejak Kapan Perintah Allah Harus Disurvei?

Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi. Foto: LombokKita
FAKTAMEDIA.NET - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Aceh atau Bank Aceh sudah mengantongi izin dari regulador dan segera mengumumkan konversinya menjadi bank syariah. Langkah ini pun akan diikuti oleh Bank NTB yang diharapkan dapat meningkatkan market share perbankan syariah Indonesia di atas 5 persen . “Bank Aceh akan konversi jadi bank syariah, berikutnya adalah Bank NTB,” kata Direktur Utama BNI Syariah Imam T Saptono kepada MySharing di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Imam mengaku kalau dirinya baru saja berkunjung dari dari Lombok, Nusa Tengga Barat (NTB). Dari informasi yang didapat, lanjut dia,  Bank NTB sudah melakukan  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dipimpin langsung oleh gubernur NTB TGH. Muhammad Zainul Majdi. Dalam RUPS-nya, ditargetkan bahwa sebelum beliau lengser dari jabatan gubernur, Bank NTB harus sudah menjadi bank syariah.

Ketika RUPS itu pula, lanjut Imam, ada pertanyaan dari regulator yang disampaikan kepada Gubernur, yakni sebelum konversi ada baiknya dilakukan survei dulu. Apakah nasabahnya sebagian besar ingin bersyariah atau tetap konvensional? Karena kalau sebagian besar ingin seperti konvensional khawatirnya dana itu akan ditarik keluar oleh nasabah sehingga Bank NTB bukan menjadi besar tapi malah jadi kecil.

 “Yang luar biasa dari jawaban Gubernur Majdi adalah pertanyaan Anda rasionalnya itu nggak ada logikanya. Sejak kapan perintah Allah itu pakai survei? Mendengar jawaban itu semua diam,” tukas Imam meniru ucapan gubernur NTB yang disampaikannya kepada dirinya ketika berkunjung ke Lombok belum lama ini.

Di mata Imam, Zainul Majdi adalah sosok gubernur yang masih muda, cerdas, bijaksana dan hapal Al-Quran, pendidikannya pun S3 lulusan Universitas Al-Azhar Kairo. “Kita doakan  pemimpin-pemimpin bangsa yang modelnya  seperti itu yang lahir mendukung peradaban,” pungkasnya.

Sumber : mysharing

Subscribe to receive free email updates: