Ahok Tinggalkan Heru dan Pilih Nusron Wahid Jadi Cawagub DKI ?


FAKTAMEDIA.NET - Cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sampai kini belum mengumumkan cawagub pendampingnya. Namun isu santer Ahok tak jadi duet dengan Heru Budi Hartono dan bakal berduet dengan ketua timsesnya, Nusron Wahid. Benarkah?

Isu ini makin santer terdengar di kalangan timses Ahok menuju Pilgub DKI. Kabarnya Nusron Wahid yang telah ditunjuk jadi Ketua Timses Ahok pun bakal mundur dari kursi Kepala BNP2TKI tak lama lagi. Hal ini memantik tandatanya karena sulit dipahami Nusron rela melepas jabatan penting itu kalau tanpa jaminan yang lebih baik.

Saat dikonfirmasi detikcom, Nusron membantah rumor itu. "Ah bukan saya wagubnya," kata Nusron saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (10/8/2016).

Nantinya, Nusron menjelaskan, Ahok yang akan memilih cawagubnya sendiri. "Soal cawagub biarkan Ahok yang memutuskan. Biarkan mengalir sejalan dengan waktu. Kita sejak awal mendukung Ahok tidak dengan asumsi dan berharap pendamping," kata Ketua Koordinator DPP Golkar bidang Pemenangan Pemilu ini.

Ahok sendiri sampai kini belum memutuskan siapa cawagub DKI yang bakal mendampinginya. "Kalau soal itu, lihat bendera, itu lurusnya ke mana, ke kanan atau ke kiri?" kata Ahok, tersenyum setengah berkelakar, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (10/8/2016).

Entah apa yang dimaksud dengan 'arah bendera' yang dimaksud Ahok. Dia berbicara sambil menunjuk tiang bendera di luar Balai Kota. Bagi Ahok, pendaftaran Pilgub DKI 2017 untuk pasangan calon dari jalur parpol masih cukup lama. Kini dia didukung tiga partai politik, yakni Partai NasDem, Hanura, dan Golkar.

"Kita pendaftaran 19 sampai 21 September. Ya kita tunggu saja, ya santai saja. Masih lama kok. 17 Agustus saja belum, apalagi 19 September, masih sebulan lebih," kata Ahok.

Lalu benarkah Nusron yang belakangan aktif melobi Teman Ahok sampai kemudian Ahok jadi maju lewat jalur parpol bakal jadi pendamping menuju Pilgub DKI?

Sumber : detik

Subscribe to receive free email updates: