Sjafrie Sjamsoeddin: Tidak Ada Ceritanya Umat Islam Tertinggal, Tertindas dan Terpinggirkan


FAKTAMEDIA.NET - Bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Letjend (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin kembali bersilaturahim dengan jamaah Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Komplek Pesantren Husnayain, Pasar rebo, Jakarta Timur, Ahad malam (12/06/2016).

Sjafrie hadir ke Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq sebelum shalat Isya’. Sehingga, ia berkesampatan menyampaikan ceramah tarawih seusai shalat Isya’.

Dalam ceramahnya yang cukup singkat, Sjafrie mengajak umat Islam untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup. Menurutnya ada dua hal yang harus dilakukan agar kualitas hidup umat Islam di negeri ini semakin baik.

“Pertama harus menjadi umat yang memiliki militansi. Kedua, harus mempunyai sikap dan prinsip intelektual. Militan yang haq,” kata mantan Wakil Menteri Pertahanan itu.

Jika dua hal ini dimiliki umat Islam –selain keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt-, kata Sjafrie, umat Islam akan menjadi umat yang tidak terpinggirkan lagi.

“Militansi adalah semangat. Semangat meningkatkan yang baik untuk diperjuangkan, dan yang batil untuk dihilangkan,” tegasnya.

Dengan kecerdasan dan ketangkasan, lanjut mantan Pangdam Jaya ini, umat Islam akan memiliki inovasi dan kreasi.

“Dalam hubungan dengan sesama manusia jangan tertinggal, harus di depan. Tidak ada istilah umat Islam tertinggal, tertindas dan terpinggirkan. Karena kita punya kecerdasan,”tandasnya.

Ramadhan, pungkas Sjafrie, adalah momentum yang tepat untuk menggali militansi yang haq. Dengan demikian umat Islam tidak lagi diremehkan. 

Sumber : suara-islam

Subscribe to receive free email updates: