Peace TV Dilarang Bersiaran, Dr Zakir Naik :’ Ini Ujian Media, Keadilan Pasti Menang’


FAKTAMEDIA.NET - Da’i terkemuka dan pakar kristolog dunia, Dr Zakir Naik, meminta dukungan umat Islam atas fitnah dan tuduhan bahwa ceramahnya mengandung hasutan terorisme pasca terjadinya serangan di Dhaka, Bangladesh beberapa waktu lalu.

Dalam sebuah akun twitter terbarunya, @drzakirofficial, tokoh islam terkemuka itu mengajak warga dunia ‘menghapus kekerasan dari kehidupan.’

Dr Naik menjadi perhatian pemerintah Bangladesh setelah laporan menyatakan dua dari penyerang yang menewaskan 20 orang dalam serangan di Dhaka beberapa waktu lalu diduga terpengaruh dengan ceramahnya.

“Saya, Dr Zakir Naik, mendesak semua saudara seislam agar mendukung saya menentang ‘Ujian Media’ dan ‘Pastikan Keadilan Menang’,” katanya dalam twitter.

Dr Zakir Naik, yang juga pendiri Yayasan Penelitian Islam (IRF) berkantor pusat di Mumbai, mengumumkan akun twitter itu di halaman Facebooknya.

Menurut tuduhan, beberapa pemuda India bergabung kelompok militan karena terpercaya terpengaruh dengan ucapan Dr Naik, yang disiarkan saluran televisi miliknya, Peace TV.

Pencabutan izin siaran tersebut diputuskan oleh Komite Hukum dan Ketertiban Bangladesh, pada pertemuan khusus pada hari Ahad lalu. Pertemuan dipimpin oleh Menteri Industri Amir Hossain Amu. Pencabutan dikaitkan dengan tuduhan bahwa salah satu ceramahnya menginspirasi tindakan terorisme, demikian seperti dilansir Sputnik, Selasa, (12/07/2016).

Tak hanya itu, kementerian Informasi dan Penyiaran India telah mengeluarkan himbauan untuk semua operator tv kabel dan saluran satelit untuk tidak menayangkan pidato Zakir Naik.

Otoritas pemerintah India juga telah mulai memeriksa rekaman Zakir Naik, sebelum mengambil suatu tindakan terhadap dirinya.

Menteri Dalam Negeri, Rajnath Singh mengatakan kepada media bahwa rekaman pidatonya sedang diperiksa untuk tindakan yang diperlukan dan menegaskan bahwa pemerintah India tidak akan berkompromi pada isu terorisme.

Selain itu, Ketua Menteri di negara bagian Maharashtra, Devendra Fadnavis, juga meminta Komisaris Polisi Mumbai untuk menyelidiki dan menyampaikan laporan rinci tentang pidato dan kegiatan Zakir Naik.

Di tengah tekanan dan kezaliman yang sedang menimpanya, Zakir Naik terpaksa harus merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa ia benar-benar tidak setuju bahwa ia telah menginspirasi tindakan membunuh orang yang tidak bersalah di Dhaka.

“Tidak ada satupun pembicaraan di mana saya mendorong seseorang untuk membunuh orang lain, baik Muslim atau non-Muslim,” ujarnya.

“Ada jutaan penggemar saya di seluruh dunia. Lebih dari 50 persen orang Bangladesh adalah penggemar saya, tetapi mengatakan bahwa saya terinspirasi dia [pria bersenjata itu] untuk membunuh manusia yang tidak bersalah adalah iblis,” ungkapnya pada halaman Facebook-nya sebagaimana dikutip thehindu.com.

Sumber: islamedia

Subscribe to receive free email updates: