Pastor Ini Cari-Cari Ayat di Bibel agar Kepala Dr Zakir Naik Dipenggal, Hasilnya Diluar Dugaan


FAKTAMEDIA.NET - Dr Zakir Naik berkali-kali menyampaikan di forum-forumnya yang disiarkan di Peace TV, jika ada yang bisa menemukan satu ayat saja dalam Bibel yang menyebutkan secara tegas dan tidak ambigu bahwa Yesus mengatakan “aku adalah Tuhan” atau “Sembahlah aku” maka Dr Zakir Naik siap masuk Kristen.

Bahkan belakangan Dr Zakir Naik juga mengatakan bahwa kepalanya siap dipenggal.

Rupanya hal itu membuat banyak orang kebakaran kumis. Termasuk Pascal, seorang pensiunan dosen yang kemudian menjadi pastor.

Ia datang ke acara Dr Zakir Naik lalu mengatakan bahwa ia menemukan ayat dalam Yohanes 6:67-69 dan ayat-ayat lainnya. Ia juga membawa Bibel di acara itu sebagai bukti.

Ternyata Dr Zakir Naik hafal ayat-ayat yang disebutkan oleh Pascal dan tidak perlu membuka Bibel. Ia juga menjelaskan bahwa pada Yohanes itu yang bicara adalah Petrus. Itu pun hanya menyatakan bahwa Yesus anak Tuhan.

“Tidak ada satu pun pernyataan yang jelas, tidak satu pernyataan pun yang tidak ambigu dalam keseluruhan Bibel di mana Yesus sendiri berkata “Akulah Tuhan” atau ia berkata “Sembahlah aku.” Aku ingin menambahkan, termasuk dirimu. Jika Kristen mana pun dapat menunjukkan satu saja pernyataan dari Bibel versi manapun, sebuah pernyataan yang jelas dan tidak ambigu, di mana Yesus sendiri berkata “Akulah Tuhan” atau “Sembahlah aku” maka aku siap masuk Kristen sekarang. Aku siap menempatkan kepalaku untuk dipenggal.” Tegas Dr Zakir Naik.

“Jadi apa yang kau kutip tidak memenuhi kriteriaku,” lanjut Dr Zakir Naik, “Meski begitu aku akan menjawabnya. Apa yang kau kutip adalah Petrus berkata bahwa Yesus anak Tuhan. Saudara, kau tahu bahwa ada banyak orang yang disebut “anak Tuhan” dalam Bibel? Adam adalah anak Tuhan, Efraim adalah anak Tuhan, Ezra adalah anak Tuhan. Semua orang yang dituntun Tuhan adalah anak-anak Tuhan. Jadi anak Tuhan adalah kata yang digunakan dalam Bibel yang artinya seseorang yang mengikuti ajaran Tuhan.”

Sumber : bersamadakwah

Subscribe to receive free email updates: