Meski Minus Kinerja Dan Prestasi, Puan Maharani Selalu Aman Dari Reshuffle Kabinet


FAKTAMEDIA.NET - Puan Maharani bagai dewa dengan poros kekuatan terselubung, dikenal sebagai dewi yang tidak perlu risau dengan Reshuffle kabinet, yang kini sudah dua kali dilakukan oleh Jokowi dalam Kekuasaannya yang sudah dua tahun.

Puan Maharani yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia adalah menteri yang tidak terlihat prestasi menonjolnya, dibandingkan dengan beberapa menteri yang seringkali tampil ke publik dan tidak takut dikritik, katakanlah Susi, atau Jonan yang kini telah direshuffle oleh Jokowi.

Pertanyaannya adalah apakah keistimewaan dari Puan Maharani?

Beberapa hal yang menjadi dasar dari Puan Maharani untuk masuk politik pun dianggap tidak lebih dari kiprah Ibunya. Megawati Soekarno Putri, presiden wanita pertama di Bumi Pertiwi. Puan Maharani, Lulusan Universitas Indonesia kelahiran tahun 1973 ini kebanyakan belajar dari sosok sang Ibu, namun secara kiprah di dunia politik sebenarnya tidak begitu menonjol.

Puan Maharani bahkan pernah menjadi pembicaraan hangat karena dianggap kurang kompeten dalam menjadi menteri, terutama terkait dengan SDM di Indonesia, manakala Puan meluncurkan situs revolusi mental dengan hasil progamming menggunakan script code yang sama dengan situs kampanye penggalangan yang dipakai oleh Presiden Obama di Amerika.

Apakah yang membuat Puan begitu kuat?, mengapa Puan dipertahankan sementara publik sudah terang-terangan meminta agar Puan diganti dari jabatannya yang dianggap minus kinerja dan Minus prestasi?, kemungkinan besar adalah adanya kepentingan politik yang justru membuat kinerja kabinet jokowi kurang sehat.

Menteri Puan, sebenarnya memiliki pekerjaan yang strategis dalam membuat Indonesia lebih baik, apalagi dengan slogan Presiden Jokowi dengan nama REVOLUSI MENTAL. Kiprah Puan yang tidak kunjung menunjukkan hasil seharusnya sudah menjadi penilaian bagi Presiden untuk mengevaluasi pengganti yang terbaik bagi Puan. Sangat banyak anak bangsa yang memiliki kualitas dan kiprah yang jauh lebih baik dari Puan dan terbukti dalam pembangunan manusia.

Semoga Indonesia dapat lebih baik lagi, kepentingan politik perlu ada, namun harus seimbang dan harus tetap mempertimbangkan dasar dari politik itu sendiri. Politik bisa tetapi jika tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat, maka politik tersebut sudah tidak sehat lagi.

Sumber : globeleaks

Subscribe to receive free email updates: