Jungkir Balik Harga Cabai Hingga Daging, Semuanya Gagal Total


FAKTAMEDIA.NET - Harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami peningkatan di sejumlah pasar di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) pada H-2 Lebaran Idul Fitri.

Dari pantauan di Pasar Bawah dan Pasar Aur Kuning pada Senin (4/7/2016), harga beberapa bahan pokok seperti daging sapi, daging ayam, daging itik, cabai giling, santan dan sayuran berada pada kisaran harga lebih tinggi dari hari sebelumnya.

Menurut salah seorang pedagang daging di Pasar Bawah, Ujang di Bukittinggi, Senin (4/7/2016), harga daging sapi mengalami peningkatan dari Rp120.000 per kilogram menjadi Rp140.000 per kilogram.

"Ya, memang meningkat, kami tentu mengikuti harga pasaran. Pada Minggu (3/7), harga daging sapi memang sudah meningkat ke angka Rp135.000 per kilogram," ujarnya.

Padagang sapi lainnya di Pasar Aur Kuning Jun (34) mengatakan kenaikan harga hingga Rp140.000 per kilogram pada Senin juga lebih pada meningkatnya permintaan pembeli.

Selain itu, untuk harga ayam di Pasar Bawah dan Pasar Aur Kuning pada Senin mencapai angka Rp50.000 per ekor, harga tersebut mengalami kenaikan dari beberapa hari sebelumnya yang hanya seharga Rp35.000 hingga Rp40.000 per ekor.

Begitu pula harga cabai giling, seorang pedagang Jasman, menyebutkan harga cabai giling mengalami peningkatan dari Rp36.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram.

Menurutnya, naik turunnya harga cabai giling tersebut lebih pada persediaan dan permintaan di pasaran sehingga secara umum harganya tidak dapat dipastikan naik setinggi-tingginya atau turun serendah-rendahnya.

"Ada pembeli yang mengeluh, namun ada juga yang pengertian," tambahnya.

Harga kebutuhan pokok lainnya seperti itik serati juga mengalami peningkatan yakni dari Rp70.000 per ekor menjadi Rp100.000 per ekor.

"Harga itik meningkat tajam, padahal jelang Lebaran ini banyak permintaan untuk sambal itik lado hijau," kata seorang pembeli di Pasar Atas, Ratna.

Ia mengaku berbelanja pada Senin untuk persiapan Lebaran, namun hampir semua harga bahan kebutuhan pokok mengalami peningkatan.

"Bahkan santan dan wartel harganya juga naik. Santan biasanya hanya Rp10.000 per kilogram, sekarang Rp12.000. Begitu pula wartel yang biasanya seharga di bawah Rp10.000 perkilogram menjadi Rp20.000," jelasnya.

Sebelumnya Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial telah memantau harga kebutuhan pokok di daerah itu beberapa waktu lalu dan meminta pemerintah setempat terus memperhatikan kenaikannya.

"Harga bahan pokok biasanya memang naik jelang Lebaran, ini harusnya dapat jadi perhatian, baik dengan melakukan operasi pasar," ujarnya.

Sumber : teropongsenayan

Subscribe to receive free email updates: