Inggris Dukung Penuh Pemerintahan Erdogan


FAKTAMEDIA.NET - Kudeta sebagian militer Turki ternyata ditentang juga oleh Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson.

Melalui akun twitternya Johnson mengaku telah melakukan pembicaraan dengan menteri luar negeri Turki dan menyatakan dukungannya terhadap tindakan yang diambil oleh pemerintah sah Turki.

"Baru saja berbicara dengan #Menteri luar negeri Turki @MevlutCavusoglu. Saya menekankan dukungan #UK untuk institusi dan pemerintah terpilih yang demokratis," kata Johnson di akun Twitter-nya, Sabtu (16/7/2016).

Upaya kudeta militer Turki gagal pada Sabtu setelah banyak orang menjawab seruan Presiden Tayyip Erdogan untuk turun ke jalan guna mendukung dia. Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu pagi waktu setempat mengatakan pemerintah berfungsi dan ia tetap memangku jabatan, setelah negara itu dilanda kudeta malam sebelumnya.

Di dalam pidato kedua yang disampaikan di Bandar Udara Istanbul dalam waktu kurang dari dua jam, Presiden Turki tersebut mengatakan Angkatan Bersenjata tidak dan tak bisa memerintah Turki. Erdogan berikrar akan mengakhiri operasi terhadap perencana kudeta untuk mempertahankan militer agar "tetap bersih".

Di dalam pernyataan yang disiarkan melalui televisi segera setelah ia mendarat di Bandar Udara Internasional Ataturk di Istanbul, Presiden Turki itu mengatakan Kota Pelancongan Marmaris di bagian barat-daya Turki dibom sebab para penyerang mengira ia "masih berada di sana".

Untuk itu, Erdogan berjanji akan membersihkan seluruh militer Turki dari para pemberontak negara.

Sumber : teropongsenayan

Subscribe to receive free email updates: