Hasil Survei Indobarometer : 95% Masyarakat Akui Jokowi Presiden Paling Gagal


FAKTAMEDIA.NET - Dari hasil survei jajak pendapat yang dilakukan analis dari 34 provinsi di negera kepada masyarakat, sungguh sangat mengejutkan mengenai kesamaan penilaian mereka terhadap kepemerintahan Jokowi/JK, 95% masyarakat mengatakan kalau Jokowi/JK adalah presiden dan wakil presiden yang paling gagal dari 6 Presiden dan wakil presiden yang terlebih dahulu memimpin negara ini.

Sudah hampir satu tahun Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla berkuasa. Menjelang satu tahun kekuasaan Jokowi-JK yang jatuh pada tanggal 20 Oktober 2015, Indo Barometer merilis hasil surveinya yang dilakukan selama enam bulan belakangan, dengan pengumpulan data mulai dari tanggal 14 hingga 22 September 2015.

Menurut Direktur eksekutif Indo Barometer M Qodari, survei dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden, margin of error sebesar 3.0 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Ada enam permasalahan paling penting di Indonesia dan tertinggi didominasi oleh isu perekonomian yakni sebesar 37.2 persen, di samping sulitnya lapangan pekerjaan 13.3 persen, harga kebutuhan pokok mahal 12.3 persen, meningkatnya korupsi 12.3 persen, kemiskinan 3.7 persen dan kurangnya kesejahteraan masyarakat 2.9 persen,” kata Qodari, di Jakarta, Kamis (8/10).

Menurut hasil survei, lanjutnya, kegagalan pemerintahan Jokowi-JK yang paling menonjol adalah di bidang ekonomi karena ketidakmampuannya dalam mengatasi kenaikkan harga kebutuhan pokok. “Menurut publik, sebanyak 17.3 persen responden menyatakan Jokowi-JK gagal mengatasi kenaikkan harga kebutuhan pokok,” tegasnya.

Kegagalan kedua dari Jokowi-JK adalah di bidang masalah ekonomi. “Sekitar 13.3 persen responden menyatakan Jokowi-JK gagal mengatasi masalah ekonomi,” ujarnya.

Untuk masalah ekonomi terkait melemahnya nilai tukar rupiah lanjutnya, sebesar 7.4 persen publik menilai Jokowi-JK telah gagal mengatasinya, disusul 4.3 persen publik menilai Jokowi-JK gagal mencegah meningkatnya harga BBM.

Sumber : mediaaktual

Subscribe to receive free email updates: