Dulu Larang Menteri Rangkap Jabatan, Sekarang Angkat Wiranto Jadi Menteri, Jokowi Sehat ?


FAKTAMEDIA.NETSelesai sudah reshuffle jokowi widodo yang merupakan reshuffle kedua pada saat masa pemerintahannya. Namun reshuffle ini mengalami banyak kejanggalan. Mulai dari dipecatnya rizal ramli yang bertentangan dengan ahok dan Jonan yang menentang kebijakan kereta cepat bermasalahnya.

Namun yang paling mencengangkan adalah terpilihnya wiranto menjadi mentri. Dahulu jokowi menegaskan bahwa menterinya tidak boleh merangkap jabatan di partai, nah ini wiranto yang jelas-jelas seorang ketua umum partai malah menjadi seorang menteri, apakah jokowi sehat ?

Ini dahulu pemberitaan jokowi yang pernah mengucapkan menterinya tidak boleh merangkap jabatan di partai :

VIVAnews - Presiden Joko Widodo menegaskan semua menteri-menterinya harus melepas jabatan di partai politik. Menteri yang masuk dalam kabinetnya tidak boleh menjabat di partai.
"Tidak boleh merangkap jabatan," kata Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 21 Oktober 2014.

Jika seorang menteri merangkap jabatan di partai politik, Jokowi yakin kinerja menteri itu tidak akan berjalan baik. Menteri yang merangkap jabatan di parpol tidak akan fokus bekerja sebagai menteri.
"Tidak boleh merangkap-rangkap jabatan. Kerja di satu tempat saja belum tentu bener kok. Itu hak prerogatif presiden," dia menegaskan.

Sebelumnya, sebanyak 43 nama menteri yang sudah diseleksi diserahkan tim Jokowi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Calon menteri itu nantinya akan ditelusuri rekam jejaknya Itu supaya menteri yang masuk kabinet Jokowi-JK tidak memiliki catatan hitam.

Sampai saat ini, postur kabinet Jokowi-JK tetap 33 kementerian dengan empat menteri koordinator. Rencananya, 18 kementerian akan diisi dari kalangan profesional dan 15 kementerian dari kalangan profesional partai. (one)

Sumber : mediapribumi

Subscribe to receive free email updates: