Bom Madinah Pelakunya Non Muslim, Bukti Teroris Musuh Islam


FAKTAMEDIA.NET - Inalilahi wa ina ilaihi rojiun, hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nasheer.La Hawla Wa Laa Quwwata Il-la Bil-laah..

Serangan bom di dekat Kompleks Masjid Nabawi, Madinah, dan dua lokasi lain di Arab Saudi, menjadi bukti sahih bahwa teroris tidak memiliki agama. 

Sekretariat Dewan Ulama Senior Arab Saudi, dalam pernyataaan tertulisnya mengatakan, para pelaku teror bukan dari umat Islam.

“Mereka sudah meninggalkan jamaah Muslim dan imam. Mereka melanggar semua kesucian,”kata dia, Selasa (5/6). “ seperti dilansir Reuters.

Seperti yang diberitakan banyak media, Tiga kota di Arab Saudi, Jeddah, Qathif dan Madinah diserang bom. Tiga dari lima korban tewas merupakan pelaku bom bunuh diri. Serangan tersebut terjadi menjelang hari terakhir Ramadhan. Dimana umat Islam akan merayakan Hari Idul Fitri.

Sungguh ini adalah perbuatan buruk dan keji. Dan tidak mungkin umat Islam yang melakukannya. Jika dia Beriman pada Allah dan Rosullnya maka dipastikan dia tidak akan mau melakukan hal demikian keji. Ancaman Allah akan orang orang demikian berdasarkan hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

لاَ يَكِيْدُ أَهْلَ الْمَدِينَة أحدٌ إِلَّا انْمَاعَ كَمَا يَنْمَاعُ الْمِلْحُ فِي المَاءِ
“Tidaklah seorangpun yang berencana buruk kepada penduduk kota Madinah kecuali ia akan lebur sebagaimana garam yang lebur di air.” (HR Al-Bukhari)

Kemuliaan Madinah dan Makkah juga digambarkan dalam Al Qur’an. Dan kita yakin atas janji Allah itu. Keyakinan kita akan janji Allah itu memastikan kalau pelakunya bukanlah orang Islam. Karena kita berserah penuh pada janji Allah Ta’ala dan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam..

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala. (QS. Ibrahim:35)

Dari ’Abdullah bin Zaid radliyallaahu ’anhu, dari Nabi shallallaahu ’alaihi wa sallam : ”Sesungguhnya Ibrahim telah menjadikan Makkah sebagai tanah haram dan mendoakannya, sementara aku menjadikan Madinah sebagai tanah haram sebagaimana Ibrahim menjadikan Makkah sebagai tanah haram…” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 2129 dan Muslim no. 1360].

Diriwayatkan dari Anas bin Maalik, dari Nabi shallallaahu ’alaihi wa sallam, beliau bersabda:

Tidak ada satu negeri/kota pun nanti yang tidak dimasuki Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Setiap jalan masuk kedua kota tersebut dijaga oleh para Malaikat yang berbaris-baris, kemudian Madinah akan mengguncang penghuninya tiga kali guncangan, sehingga semua orang kafir dan munafik keluar dari tempat itu” [HR. Al-Bukhari no. 1881 dan Muslim no. 2943].

Kejadian ini menjadi pembuka mata dunia kalau pelaku tindakan terorisme bukan umat Islam. tapi mereka adalah orang orang non islam yang membenci Islam.

Lewat Twitter, netizen pun beramai-ramai mengutuk aksi kekerasan tersebut. Tagar #Prayformadinah menjadi terpopuler di jagad twitter hingga pagi ini MEROO, pemilik akun @ElnahasAmir berkicau tentang serangan Madinah. “Bagaimana kau bisa tetap menghubungkan bahwa teroris adalah Islam saat mereka menyerang tempat tersuci kami?”

Sumber : dakwahsumut

Subscribe to receive free email updates: