Selain di Jakarta, Yang Tidak Menyukai Ahok Di Medsos Pun Semakin Meningkat


FAKTAMEDIA.NET - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dinilai menjadi kandidat bakal calon gubernur yang paling sering dibicarakan di media sosial. Meski demikian, pembicaraan mengenai dirinya dari hari ke hari semakin banyak yang berisi hal-hal negatif.

Data tersebut disampaikan Datalyst Indonesia berdasarkan kajian teknologi Big Data untuk menjaring pendapat netizen terkait popularitas dan reputasi bakal calon dan isu-isu strategis seputar Pilkada DKI 2017.

"Mereka yang tidak menyukai Ahok semakin hari semakin banyak," kata peneliti Datalyst, Amanah Ramadiah di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016).

Amanah mengatakan, perbandingan pembicaraan positif dan negatif mengenai Ahok adalah 57 : 43 persen. Ia menyebut terjadi peningkatan jumlah "haters" Ahok dibanding saat awal kepemimpinannya sebagai Gubernur.

"Dulu perbandingannya jauh. Tapi saat ini jarak positif dan negatifnya semakin dekat. Walaupun masih banyak yang positif," ucap dia.

Menurut Amanah, ada tujuh topik utama yang dibahas oleh netizen tentang Ahok. Ketujuhnya yakni niatan Ahok untuk maju sebagai calon independen, dukungan parpol terhadap Ahok, reklamasi di Pantai Utara Jakarta, banjir, penggusuran, pembelian RS Sumber Waras, dan penertiban kawasan Kalijodo.

Dari tujuh topik itu, beberapa yang menyumbangkan meningkatnya "haters" Ahok adalah pada topik banjir, penggusuran, dan RS Sumber Waras.

"Netizen tidak setuju terhadap cara-cara penggusuran yang dilakukan oleh Ahok. Penggusuran yang dilakukan oleh Ahok, mendapatkan respon negatit. Namun, isu relokasi penduduk ke rusun mendapatkan respon positif," ucap Amanah.

Lebih jauh, pada kasus Kalijodo, netizen mendukung Ahok. Namun, mereka menentang Ahok pada kasus RS Sumber Waras. Isu RS Sumber Waras dipandang negatif oleh netizen.

Sementara itu, untuk topik banjir, Amanah menyebut netizen banyak yang menyoroti tindakan Ahok yang suka menyalahkan pihak lain.

"Misalnya tentang tumpukan kabel di gorong-gorong juga membuat citra dirinya makin buruk," pungkasnya.

Sumber : kompas

Subscribe to receive free email updates: