"Mati-Matian Lindungi Ahok, Istana Merusak BPK dan KPK Sekaligus"


FAKTAMEDIA.NET - Oleh: Muslim Arbi, Koordinator GALAK, Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi

Hampir dapat di pastikan Perlindungan Istana terhadap Ahok, sangat sempurna, sehingga kesalahan apa pun yang di lakukan Ahok sebagai Pejabat Negera pasti akan mendapat Perlindungan yg hampir sempurna. Itulah setidak nya di pandang Publik hari ini. Sehingga muncul Pertanyaan di benak Publik secara terus menerus, ada apa sebenarnya yg terjadi antara Istana dengan Ahok, sehingga di Mata Istana, Ahok adalah Anak Manis, Manja dan begitu di sayang oleh Istana. Meski Ahok begitu Nakal di Mata Publik, Istana akan tampil sempurna dengan segala kekuatan dan kekuasaan yg di miliki untuk melindungi dan bahkan terkesan Pasang Badan.

In The Eyes of Public, He is a Naughty Boy but he is so nice and a golden boy in Palace views. Wow kereen

Publik pun lalu menebak nebak, jangan2, memang Ahok pegang rahasia penghuni Istana, sehingga Istana dibuat tidak berkutik oleh Ahok, sehingga jika Ahok di Jadikan Tersangka atas Kasus2 yg sdh terekspose ke Publik seperti, Sumber Waras dan Reklamasi, maka, Ahok juga akan Bongkar semua kejahatan Istana. Kalau memang benar kejadian dan fakta nya, maka Ahok telah menyandera Pemerintah, Negara, dan seluruh Rakyat Indonesia yg berjumlah lebih kurang 250 juga Rakyat. Masa iya sih, Seorang Ahok Sangat Sakti Mandra Guna. Bahkan Ahok sesumbar, dia akan melawan Republik ini, kalau benar2 dia di jadikan Tersangka.

Jika mencermati saat Ahok di Panggil BPK bbrp saat lalu untuk Kepentingan Pemeriksaan BPK atas Audit BPK terhadap Pemprov DKI dan di beri predikat WDP, Ahok pun marah2 dan menuduh BPK mencari kesalahan dirinya, tapi setelah selesai keluar dari Pemeriksaan di BPK, Ahok pun mengakui kekurangan dan kelemahan Administrasi Pemprov DKI di bawah kepemimpinan nya.

Sekarang terjadi lagi, konon Pemprov DKI akan mengembalikan Kerugian Keuangan Negara seperti sesuai Audit BPK.

Dengan dua kejadian di atas, menggambarkan Ahok tidak sesakti dan sehebat seperti sesumbar dirinya.

Maka muncul pertanyaan, kenapa Istana seolah memberikan perlindungan paripurna terhadap Ahok, sehingga Lembaga Negara sekredible BPK dan KPK pun di buat tak berdaya atas kinerja kedua Lembaga Negara itu saat mengusut dan mengaudit Dugaan KORUPSI dan Penyelewengan Keuangan Negara yg di lakukan oleh Ahok.

Publik juga belum lupa, saat Kasus Sumber Waras sedang di usut KPK, tiba2 pada suatu kesempatan, Luhut Binsar Panjaitan, sebagai Menko Polhukam, berteriak Ahok tidak salah? Dan pertemuan Ketua KPK, Agus Raharjo dengan Jokowi di Korea bbrp waktu lalu, sedang KPK juga belum tuntas mengusut Kasus Sumber Waras yg sedang disorot Publik dengan hebat, Publik berasumsi bahwa pertemuan itu tidak pantas di lakukan dan bisa juga pertemuan itu untuk membebaskan Ahok dari segala tuduhan Kasus yg di alamatkan kepada Ahok.

Meski ada bantahan bawa Istana tidak Bela Ahok, tapi kenyataan di Lapangan seolah Istana melindungi dan membela secara sempurna. Sehingga Tak satu pun Insitusi Hukum bisa menjamah nya. Sangat aneh sekali. Apakah Istana sedang memainkan Politik, Ngono yo ngono, sing ojo ngono?

Apa alasan dari asumsi di atas, KPK tidak berani menjadikan Ahok Tersangka meski Audit Investigasi BPK sdh jelas Perbuatan Korupsi dan Kerugian Keuangan Negara di Pemprov DKI dalam Kasus Sumber Waras yg Pelaku nya adalah Gubernur DKI yg bekerja sendiri dengan Power dan Kewenangan yg di milikinya.

Di sinilah terlihat dengan kasat Mata Tanpa Sengaja Istana Sudah Merusak Kredibilitas dan Reputsi KPK dan BPK sekaligus.

Tentu, Publik bertanya, apa maksud tersembunyi dari Tindakan Istana . Atau ada agenda apa yg sedang di perankan oleh Istana atas Ahok ke depan sehingga mati2an lakukan Perlindungan dan Pembelaan? Hanya Istana lah yang tahu atas semua Jawab nya.

Wallahu’alam

Sumber : repelita

Subscribe to receive free email updates: