Diprotes Turki Karena Larang Muslim Xinjiang Berpuasa, Pemerintah Cina Malah Kesal


FAKTAMEDIA.NET - Hua Chunying, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina mengungkapkan kekesalannya pada pemerintah Turki, ia meminta Turki agar tidak berlebihan ikut campur soal masalah Muslim Xinjiang/Uighur di Cina.

Seperti dilansir reuters, Rabu (1/7/2015), Kekesalan Hua Chunying diungkapkannya terkait protes keras Turki kepada Dubes Cina di Ankara mengenai pembatasan kebebasan beragama dengan dilarangnya Muslim Xinjiang dari etnis Uighur untuk menjalani ibadah dan puasa selama bulan Ramadhan.

Hua Chunying berdalih jika pemerintahnya menjamin kebebasan beragama bagi warga Xinjiang.

“Anda harus tahu bahwa semua orang dari Xinjiang menikmati kebebasan beragama diberikan kepada mereka oleh konstitusi Cina,” ungkapnya.

Perlu diketahui, bulan suci Ramadan adalah waktu yang sensitif di Xinjiang menyusul diberlakukannya peraturan larangan bagi anggota partai, PNS, guru dan siswa untuk tidak melakukan ibadah puasa Ramadhan.

Larangan ini diterapkan setiap tahun oleh pemerintah komunis Cina, seperti dilakukan pada tahun lalu.

Sumber : islamedia

Subscribe to receive free email updates: