Dari Kasus Sumber Waras, Rachmawati Bongkar Skenario Jokowi-PDIP Lemahkan KPK


FAKTAMEDIA.NET - Sengaja atau tidak, insiden salah ketik singkatan KPK menjadi “Komisi Perlindungan Korupsi” memang ada benarnya.

Penegasan itu disampaikan putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri, menanggapi pernyataan pihak KPK yang tidak menemukan adanya tindak pidana dalam kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW).

Rachmawati menegaskan bahwa lembaga anti rasuah itu telah dijadikan ayam sayur untuk aduan penguasa.

Jadi nyatalah bhw lembaga anti rasuah ini sdh dipegang kepalanya oleh penguasa jd ayam sayur yg jd ayam aduan penguasa,” tulis Rachmawati di akun Twitter @rsoekarnoputri.

Lebih lanjut Rachmawati melihat bahwa ada upaya penguasa untuk mengadu KPK dengan BPK. Skenario ini mirip dengan kasus Polri vs KPK.

“Lagi perseteruan antar lembaga, masih ingat perseteruan antara KPK dgn Polri gara2 kasus korupsi Komjen BG yg dibacking Teuku umar. Sekarang terulang lagi setelah KPK menyatakan kasus Ahok dgn Sumber Waras tdk ada tindak korupsi, maka diadu dgn temuan BPK,” tegas ‏@rsoekarnoputri.

Sebelumnya, Rachmawati membeberkan skenario jahat pelemahan KPK, dikaitkan dengan upaya agar skandal BLBI dipetieskan.

Berita KPK tdk angker lagi! Kan tau sdh sejak Pilpres 2014, jadi ayam sayur alias macan ompong pelan-pelan mati suri,” tegas @rsoekarnoputri.

@rsoekarnoputri menulis: “Memang ini grand skenario pemenangan Jokowi-PDIP hasil loby ‘secret mission’, kira2 bgni Kasus Mega korupsi BLBI dipetieskan tapi dgn kompensasi 9 naga+asing diberikan konsesi beroperasi menanamkan modal mayoritas sd 100% di Indonesia (penjajahan ru nekolim era proxy war). Dan pada gilirannya equity domestik dijual ke phk asing termsk utk bayar hutang-” 

Sumber : intelijen

Subscribe to receive free email updates: