Bang Haji: Kita pribumi yang seharusnya mengatur non pribumi, bukan diatur oleh non pribumi


FAKTAMEDIA.NET - Segala perbuatan yang akan kita lakukan harus dilandasi dengan niat, karena berdasarkan niat itulah perjuangan kita akan dinilai oleh Allah SWT. Dan niat kita dalam berpartai adalah dalam rangka jihad demokrasi, dalam rangka jihad konstitusi. Karena kita lihat di Indonesia ini sekarang demokrasi sudah melupakan nilai-nilai ketuhanan, demokrasi tidak lagi mengacu pada nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan bahkan keadilan sosial. Demikian ungkap Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) dalam pidato politiknya saat melantik jajaran pengurusDPW, DPC, dan PAC Partai Idaman DKI Jakarta diLapangan Perkampungan Industri Kecil (PIK), Cakung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

“Oleh karena itu kita sebagai pribumi, kita sebagai mayoritas muslim adalah lebih punya kewajiban, lebih punya peran di dalam mengelola bangsa ini. Kita pribumi yang seharusnya mengatur non pribumi, bukan diatur oleh non pribumi. Kita pribumi yang seharusnya mengayomi, melindungi, dan mengatur non pribumi. Bukannya kita malah diatur dan disuapi oleh non pribumi,” tegas sang raja dangdut.

Partai Idaman, tegasnya, akan membuktikan kepada Indonesia bahkan dunia bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin. Islam bukan agama teroris, bukan agama korupsi, bukan agama intoleran, bukan agama yang anti pluralis. Kita akan membuktikan bahwa Islam bukan teroris karena Allah SWT berfirman yang artinya, “Barang siapa yang membunuh seorang manusia maka seakan-akan dia telah membunuh seluruh manusia.”

Masih kata Rhoma. Islam juga bukan agama yang korupsi. Kalau di Indonesia koruptornya mayoritas orang Islam itu adalah konsekuensi logis sebagai umat mayoritas. Kalau kita di Amerika yang mayoritas kristen, koruptor kebanyakannya orang kristen. Kalau kita di India yang mayoritas umat hindu, kebanyakan koruptornya orang Hindu. Begitulah seterusnya.

“Tapi alhamdulillah bangsa Indonesia di mana-mana di negara mayoritas tempat mereka, saya nggak pernah dengar orang Islam Indonesia korupsi. Pernah dengar di Amerika ada orang Islam Indonesia yang korupsi? Pernah dengar di Indiaada orang Islam Indonesia yang korupsi? Di sini, di negara kita, kita dituduh sebagai koruptor. Lebih baik pilih orang kafir yang jujur daripada orang Islam yang koruptor. Saya katakan di sini, Islam bukan koruptor, bahkan warga Cina di sini adalah koruptor yang paling dahsyat,” ujar Rhoma..

Dalam kesempatan itu Rhoma menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Idaman untuk bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas dalam rangka beribadah kepada Allah SWT. “Mari kita buktikan kepada Indonesia, kita buktikan kepada dunia, Islam bukan agama koruptor tetapi Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin,” pungkasnya.

Sumber : diexpost

Subscribe to receive free email updates: